WhatsApp akan Ada Iklan
Ilustrasi

ACEHINSIDE.ID – Kabar WhatsApp akan ada iklan bukanlah hoaks lagi. Menurut informasi yang ditulis oleh CNBC Indonesia, aplikasi chatting ini akhirnya dimonetisasi. Monetisasi ini dilakukan setelah WhatsApp diakuisisi Facebook.

Pada awal didirikan oleh Brian Acton dan Jan Koum, WhatsApp merupakan aplikasi perpesanan sebagai alternatif dari layanan SMS yang mahal. Layanan ini diberikan secara gratis kepada seluruh pengguna di smartphone dengan berbagai OS.

Sebagai informasi, aplikasi berwarna hijau dan putih ini pernah mencoba mencari uang dari layanan. Bentuknya biaya berlangganan sebesar US$1 per tahun. Biaya ini diterapkan pada beberapa pengguna namun akhirnya layanan ini dihentikan.

Lalu, aplikasi chatting juga pernah ingin mencoba memonetisasi bisnis dengan menjadi layanan pengganti SMS ke penumpang pesawat. Jadi maskapai akan mengingatkan waktu keberangkatan dengan mengirimkan pesan WhatsApp, tetapi ujungnya tak jelas.

Kini Facebook akan memonetisasi bisnis aplikasi chatting WhatsApp dengan mengizinkan iklan di platform. Ini artinya, WhatsApp akan ada iklan. Hal ini diumumkan pada Facebook Marketing Summit di Berlin, Jerman pada Mei 2019 silam.

Baca juga: Smartphone Canggih Harga Murah Telah Dirilis Sepanjang 2019

Adalah analis media sosial Matt Navarra yang membocorkan hal ini melalui media sosial twitter miliknya. Dalam cuitannya ia menuliskan WhatsApp Status (Stories) akan kehadiran iklan di 2020.

Dalam cuitannya, Matt Navarra mengatakan iklan tersebut akan disisipkan di WhatsApp Status (stories). Bentuknya sama dengan penyelipan iklan di IG Stories dan Facebook Stories.

Sebagai informasi, WhatsApp Messenger adalah aplikasi chatting untuk ponsel cerdas (smartphone) dengan basic mirip BlackBerry Messenger.

WhatsApp Messenger merupakan aplikasi chatting lintas platform yang memungkinkan kita bertukar pesan tanpa biaya SMS, karena WhatsApp Messenger menggunakan paket data internet yang sama untuk email, browsing web, dan lain-lain.

Aplikasi chatting WhatsApp menggunakan koneksi internet 3G, 4G atau WiFi untuk komunikasi data. Dengan menggunakan WhatsApp, kita dapat melakukan obrolan online, berbagi file, bertukar foto dan lain-lain.

Facebook mengakuisisi aplikasi chatting ini pada 2014 silam senilai US$19 miliar. Pembayarannya dalam bentuk uang tunai dan ditukar dengan saham Facebook.

Baca juga; Fitur Terbaru WA 2019, Satu Akun untuk Banyak Perangkat

Dua pendiri WhatsApp mengumumkan mengundurkan diri dari Facebook pada 2018. Berdasarkan informasi yang beredar keduanya meninggalkan perusahaan karena tak sepakat dengan cara Mark Zuckerberg menggunakan data pengguna dan memonetisasi WhatsApp dengan memunculkan iklan.