UMP Aceh Tahun 2020 Naik dan Jadi Tertinggi di Indonesia
Ilustrasi
Loading...

ACEHINSIDE.ID – Pemerintah Aceh telah menaikkan UMP Aceh tahun 2020 dari Rp.2.916.810 menjadi menjadi Rp 3.165.031 pada tahun depan. Kenaikan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Aceh No.560/1774/2019, yang ditandatangi Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah pada 1 November 2019.

Menurut Nova sebagaimana dikutip dari merdeka.com, kenaikan ini mengacu pada surat dari Kementerian Tenaga Kerja tentang Upah Minimum yang mengacu pada PP No 78 Tahun 2015. Ini berdasarkan laju inflasi nasional dan PDB Nasional, dan juga memperhatikan surat usulan dari Dewan Pengupahan Provinsi Aceh.

Upah Minimun Provinsi atau disingkat UMP yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Aceh ini berlaku untuk seluruh tenaga kerja yang bekerja di bawah 1 tahun dan status masih lajang. Sementara bagi pekerja dengan masa kerja lebih 1 tahun, berdasarkan kesepakatan bipartit antara serikat pekerja dengan pengusaha.

Sebagai informasi sebagaimana ditulis wikipedia, UMP adalah upah minimum yang berlaku untuk seluruh kabupaten/kota di satu provinsi. Dasar hukum penetapan UMP adalah Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 7 Tahun 2013 tentang Upah Minimum.

Tuntutan Buruh
Sementara itu sebagaimana diberitakan rencongpost.com, sejumlah buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Aceh (ABA) melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Kota Banda Aceh, Rabu (2/10). Salah satu yang dituntut adalah UMP Aceh Tahun 2020.

Sekretaris ABA, Habibie Insuen mengatakan para buruh meminta agar UMP tahun depan naik menjadi Rp 3,5 juta dari Rp 2,9 juta. Hasil survey yang dilakukan, upah minimum di Aceh diperkiraan Rp 3,2 juta sampai Rp 3,5 juta untuk kebutuhan hidup layak, tapi yang dituntut adalah Rp 3,5 juta.

Masuk Kategori Tertinggi
UMP tahun 2020 ditetapkan dan diumumkan secara serentak pada 01 November 2019. Demikian disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri dalam surat edaran bernomor B-M/308/HI.01.00/X/2019 ihwal penyampaian data tingkat inflasi nasional dan pertumbuhan produk domestik bruto tahun 2019 sebagai dikutip dari cnbcindonesia.com

Hanif dalam surat edarannya menegaskan bahwa gubernur wajib menetapkan UMP 2020. Namun, gubernur dapat tidak wajib menetapkan upah minimum kabupaten/kota untuk kabupaten/kota tertentu yang mampu membayar upah minimum lebih tinggi dari UMP. Berikut daftar provinsi dengan UMP tertinggi tahun 2020.

  • DKI Jakarta dari Rp3,940,972 menjadi Rp 4,276,348.72,
  • Papua dari Rp 3,128,170 menjadi Rp 3,394,377.27
  • Sulut dari Rp 3,051,076 menjadi Rp 3,310,722.57
  • Babel dari Rp 2,976,754 menjadi Rp 3,230,075.77
  • UMP Aceh Tahun 2020 dari Rp 2,935,985 menjadi Rp 3,185,837.32

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here