Loading...

ACEHINSIDE.ID – Puluhan aktivis dari berbagai media dan para aktivis di Banda Aceh menggelar aksi di Simpang Lima Banda Aceh, Senin (30/9). Aksi ini merupakan bentuk penolakan terhadap kriminalisasi jurnalis dan para aktivis.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh menyampaikan tidak hanya kekerasan terhadap juranlis, tapi pembungkaman berekspresi atau menyampaikan pendapatan.

Menurut data AJI Indonesia, dalam dua pekan terakhir sebanyak 14 jurnalis mengalami kekerasan dan intimidasi dalam menjalankan tugasnya. Terakhir kasus Dandhy Dwi Laksono, jurnalis dan aktivis HAM dijemput di rumahnya, Kamis (26/9).

Dalam aksi ini mereka mendesak aparat kepolisian memproses hukum pelaku kekerasan terhadap jurnalis dan mendesak Polda Metro Jaya membebaskan Dandhy Dwi Laksono dari status tersangka.

Para jurnalis dan aktivis ini juga mendesa Polda Aceh untuk mengungkap motif dan dalang kasus pembakaran rumah jurnalis di Aceh Tenggara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here