Sponsor Piala Eropa 2020

ACEHINSIDE.ID – Aplikasi TikTok resmi menjadi sponsor Piala Eropa 2020. Kepastian itu diumumkan UEFA lewat akun twitternya. “Selamat datang @Tiktok_UK – sponsor global baru untuk @Euro2020,” tulis UEFA.

Dalam unggahannya, UEFA juga menyertakan video singkat berupa potongan-potongan pertandingan serta wajah-wajah pemain dari berbagai tim nasional yang menjadi anggota.

Baca juga: MaTA Buka Pendaftaran Peserta Sekolah Antikorupsi Aceh

Beberapa wajah yang muncul dalam video tersebut antara lain gelandang timnas Belanda, Memphis Depay, gelandang timnas Italia, Jorginho, dan kapten timnas Portugal, Cristiano Ronaldo.

Video berdurasi 37 detik itu ditutup dengan cuplikan kesuksesan Portugal menjuarai Piala Eropa 2016. Cristiano Ronaldo beserta para pemain timnas Portugal lainnya terlihat mengangkat trofi usai mengalahkan tuan rumah Prancis 1-0.

TikTok yang kini resmi menjadi sponsor Piala Eropa 2020 merupakan platform hiburan digital pertama yang bekerja sama dengan UEFA untuk menjadi partner resmi gelaran sepak bola terbesar Eropa tersebut.

Dikutip dari wikipedia, TikTok, juga dikenal sebagai Douyin adalah sebuah jaringan sosial dan platform video musik Tiongkok yang dluncurkan pada September 2016 oleh Zhang Yiming, pendiri Toutiao. Aplikasi tersebut membolehkan para pemakai untuk membuat video musik pendek mereka sendiri.

Menurut riset Sensor Tower aplikasi TikTok (atau dikenal dengan nama Douyin di Cina) ditempatkan pada urutan kedua dalam daftar aplikasi yang paling banyak diunduh selama kuartal ketiga 2019.

Baca juga: Harga Bitcoin Diperkirakan akan Tembus Rekor Tertinggi Tahun Ini

Selain jumlah unduhan yang meningkat, pendapatan TikTok di 2019 juga mencapai US$176,9 juta (sekitar Rp2,4 triliun). Angka ini merepresentasikan 71 persen dari total pendapatannya sejak pertama kali diluncurkan, yaitu sebesar US$247,6 juta (setara Rp3,4 triliun).

Di Indonesia sendiri, aplikasi ini pernah diblokir oleh pemerintah pada 03 Juli 2018. Namun setelah bernegosiasi, satu minggu kemudian dilepas pemblokirannya karena sepakat membuat berbagai perubahan, termasuk menghapus konten negatif, membuka kantor penghubung pemerintah, dan menerapkan batasan usia serta mekanisme keamanan.

Seperti diketahui, Piala Eropa 2020 terpaksa digeser ke 2021 karena pandemi covid-19. Rencananya, turnamen sepak bola antar-negara Eropa tersebut akan berlangsung 11 Juni-11 Juli 2021.

Tak seperti edisi sebelumnya, UEFA kali ini memilih 12 kota dari berbagai negara untuk menjadi tuan rumah. Partai final sendiri akan berlangsung di Wembley, London, Inggris.