Shalat Idul Adha di Perbatasan RI-Malaysia
Foto: antaranews.com

ACEHINSIDE.ID – Pelaksanaan shalat Idul Adha di perbatasan RI-Malaysia yang dilaksanakan di Masjid Besar At Taqwa Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat, selain dijaga petugas keamanan juga ada partisipasi penjagaan dari Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Santo Paulus, Kecamatan Sekayam.

“Kami di perbatasan, baik di Entikong maupun Sekayam hidup beragama dan berdampingan, karena itu kita harus menjaga toleransi antara umat beragama” kata Kristina Meisy Andini Putri, salah satu OMK Sekayam, di Sekayam, Sanggau sebagaimana dikutip dari antaranews.com.

Ia mengatakan kegiatan menjaga keamanan saat shalat Id menjadi tradisi tahunan di wilayah perbatasan, begitu juga yang dilakukan remaja masjid di Sekayam, terutama dari Masjid Besar At Taqwa juga sering terlibat mengamankan pelaksanaan ibadah di gereja, baik itu saat Natal dan kegiatan lainnya.

Baca juga: Kredit tanpa Angunan dari Modalku untuk Pengusaha Online

Rasa toleransi dan kekeluargaan itu, katanya sudah lama terjalin sehingga kerukunan umat beragama di wilayah itu selalu terjaga. Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Besar At Taqwa, ustadz Santoso mengakui selama ini toleransi antarumat beragama di perbatasan sudah sangat baik.

Ketika hari besar keagamaan, baik itu Natal dan Idul Fitri, kata dia, antarumat beragama saling mengunjungi untuk meningkatkan rasa kebersamaan.

“Kebersamaan itu sudah berlangsung lama untuk menjaga dan membina toleransi antarumat beragama,” kata Kristina Meisy Andini Putri, salah satu OMK Sekayam.

“Tadi pada saat pelaksanaan shalat Id Idul Adha sejumlah saudara kita dari OMK St Paulus juga terlibat langsung mengamankan sekitar rumah ibadah bersama petugas dari TNI dan Polri, tentu itu sebagai bentuk kerja sama untuk menjaga toleransi antaraumat beragama di perbatasan,” katanya.

Baca juga: Muncikari Prostitusi Online di Langsa Dicambuk 92 Kali

Menurut dia, pelaksanaan shalat Idul Adha di perbatasan juga tetap mengedepankan protokol kesehatan untuk memutus penyebaran COVID – 19.

Sebelum shalat dilaksanakan pengurus masjid bersama Satgas COVID-19 telah melakukan berbagai persiapan, antara lain menyemprotkan cairan disinfektan di dalam masjid luar masjid sesuai dengan arahan pemerintah, demikian Santoso.

Sebagai informasi, Salat Id adalah ibadah salat sunah yang dilakukan setiap hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Salat ini termasuk dalam salat sunah muakkad, artinya walaupun bersifat sunah, tetapi sangat penting sehingga sangat dianjurkan untuk tidak meninggalkannya.