Nelayan Aceh Timur Dibebaskan Myanmar
Foto: good news from Indonesia

ACEHINSIDE.ID – Myanmar membebaskan seorang nelayan Aceh Timur yang juga awak kapal motor KM Bintang Jasa. Nelayan bernama Jamaluddin yang selama ini ditahan, dibebaskan setelah memperoleh pengampunan dari pemerintahan negara tersebut.

Jamaluddin bersama belasan nelayan lainnya ditangkap otoritas Myanmar atas tuduhan pencurian ikan pada 6 November 2018. Pengampunan diberikan setelah pemerintah melalui KBRI dan Kemenlu RI melakukan diplomasi. dengan Pemerintah Myanmar.

Baca juga: Tubuh Tetap Sehat di Bulan Ramadhan, Ikuti Tips Puasa ala Rasulullah SAW

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon juga menjalin pendekatan dengan berbagai otoritas terkait di Myanmar untuk membebaskan nelayan Aceh Timur tersebut. Bahkan, KBRI juga menyampaikan nota diplomatik terkait permohonan ampunan menjelang peringatan hari-hari besar di negara tersebut.

KBRI akhir menerima informasi persetujuan ampunan Jamaluddin pada 15 April 2021. Pemulangan dilaksanakan sesuai ketentuan imigrasi Myanmar. Nelayan Aceh Timur tersebut akhirnya dipulangkan melalui penerbangan komersial dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, pada 26 April 2021.

Jamaluddin tidak bisa langsung pulang ke Aceh Timur. Sebab, yang bersangkutan harus menjalani karantina di Jakarta selama lima hari. Setelah selesai proses karantina, nantinya Jamaluddin akan diserahkan Kantor Penghubung Pemerintah Aceh di Jakarta.

Sebelum dipulangkan, Nelayan ini harus menjalani tes Covid-19. Jamaluddin merupakan nakhoda kapal nelayan KM Bintang Jasa. Dia bersama 15 anak buah kapal (ABK) ditangkap otoritas Myanmar dengan tuduhan pencurian.

Baca juga: KPK Akui Penggeledahan di Gedung DPR Terkait Kasus Tanjungbalai

Berdasarkan putusan pengadilan Myanmar 28 Februari 2019, Jamaluddin dihukum lima tahun penjara serta dua tahun penjara untuk pelanggaran keimigrasian Myanmar. Jamaluddin juga dihukum denda Rp 4,7 juta lebih.

Berita sebelumyaTubuh Tetap Sehat di Bulan Ramadhan, Ikuti Tips Puasa ala Rasulullah SAW
Berita berikutnyaAksi May Day, Ini Isu yang Akan Diangkat para Buruh