Pulsa Gratis untuk PNS
Ilustrasi

ACEHINSIDE.ID – Menteri Keuangan Sri Mulyani memenuhi janjinya memberikan pulsa gratis untuk PNS yang ada di Kementerian dan Lembaga (K/L). Namun tunjangan ini tak diberikan kepada semua PNS.

Dalam keputusan Menteri Keuangan (KMK) No.394 tahun 2020 tentang biaya paket data dan komunikasi, ditetapkan besaran biaya paket dana dan komunikasi minimal Rp 200.000 dan maksimal Rp 400.000.

Baca juga: Ganja dari Aceh Sebanyak 200 Kg Diamankan Polisi

Tunjangan pulsa gratis untuk PNS ini diberikan untuk mendukung pekerjaan selama kerja dari rumah di masa pandemi ini. Hal ini tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) nomor 394 tahun 2020 tentang biaya paket data dan komunikasi.

“Bahwa untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas kedinasan dan kegiatan operasional kepada ASN maka perlu diberikan biaya paket data dan komunikasi,” tulis KM tersebut KMK tersebut

Mengutip cnbcindonesia.com, besaran tunjangan yakni Pertama, sebesar Rp 400.000 per orang per bulan kepada pejabat setingkat eselon I dan II. Kedua, sebesar Rp 200.000 per bulan per orang kepada pejabat setingkat eselon III ke bawah.

“Biaya paket data dan komunikasi sebagaimana dimaksud hanya dapat diberikan kepada pegawai yang dalam pelaksanaan tugasnya sebagian besar membutuhkan komunikasi secara daring (online),” isi KMK tersebut, seperti dikutip Selasa (1/9/2020).

Sementara itu, ditetapkan pula pemberian pulsa berupa paket data kepada mahasiswa yang mengikuti kegiatan belajar mengajar online dengan besaran maksimal Rp 150.000 per orang per bulan.

Baca juga: Perempuan Prancis Enggan Pakai Bra Gegara Pandemi

“Pada saat keputusan Menteri ini mulai berlaku, segala pemberian biaya paket data dan komunikasi yang ditetapkan sebelum KMK ini ditetapkan, dinyatakan tidak berlaku.”

Aturan ini berlaku hingga 31 Desember 2020.

“Biaya paket data dan komunikasi sebagaimana dimaksud hanya dapat diberikan kepada pegawai yang dalam pelaksanaan tugasnya sebagian besar membutuhkan komunikasi secara daring (online),” isi KMK tersebut.

Sementera itu, ditetapkan pula pemberian pulsa berupa paket data kepada mahasiswa yang mengikuti kegiatan belajar mengajar online dengan besaran maksimal Rp 150.000 per orang per bulan.

“Pada saat keputusan Menteri ini mulai berlaku, segala pemberian biaya paket data dan komunikasi yang ditetapkan sebelum KMK ini ditetapkan, dinyatakan tidak berlaku.”