PSBB DKI Jakarta Diperpanjang
Ilustrasi

ACEHINSIDE.ID – PSBB DKI Jakarta diperpanjang. Demikian pengumuman langsung disampaikan oleh Gubernur Anies Baswedan pada tengah hari dalam konferensi pers. Pemprov DKI secara resmi menetapkan perpanjangan PSBB, tetapi dengan pelonggaran dengan masa transisi fase pertama pada Juni 2020.

Menanggapi perpanjangan tersebut, muncul tagar #PSBBAmiesGagalTotal dan menjadi tren di media sosial twitter. Mayoritas unggahan dengan tagar ini menyoroti kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Anies dalam penanganan virus corona atau Covid-19.

Dalam konferensi pers yang digelar sebagaimana dikutip dari bisnis.com, Anies menjelaskan pada fase ini keleluasaan diberikan untuk sejumlah kegiatan dengan manfaat besar bagi masyarakat dan risiko yang terkendali.

Baca juga: Rapid Test Gratis akan Digelar Pemerintah Aceh, Target 25.000 Penduduk

Gubernur Anies menjelaskan fase pertama masa transisi ini dilakukan selama Juni. Apabila fase pertama tersebut tidak ada lonjakan kasus positif virus corona, ungkap Anies, akan dilanjutkan pelonggaran pada fase berikutnya.

“Kami berharap fase pertama berakhir di fase bulan Juni ini. Bila kita berhasil maka kita bisa masuk ke fase kedua,” tuturnya.

Adapun, pelonggaran PSBB di Jakarta ini ditetapkan dengan menimbang 10 parameter oleh pakar medis dan kesehatan masyarakat antara lain indeks reproduksi Covid-19

Seperti diketahui, PSBB DKI Jakarta berakhir hari ini. PSBB pertama kali dijalankan pada 10 April sampai 24 April 2020 lalu. Anies kemudian memperpanjang PSBB dari 24 April sampai 7 Mei dan diperpanjang lagi hingga 22 Mei. Terakhir, Anies memperpanjang PSBB hingga 4 Juni.

New Normal di Banda Aceh Tunggu Arahan dari Pemprov dan Pusat

Sampai kapan PSBB transisi ini akan berakhir? Anies tidak memberikan kepastian tanggal definitif. Masa transisi ini akan berakhir pada akhir Juni, namun dengan syarat mengikat: angka indikator persebaran virus corona dalam posisi stabil.