Nanggroe Daerah Proyek Multiyears Rp2,7 Triliun Dibatalkan DPRA, Ini Alasannya

Proyek Multiyears Rp2,7 Triliun Dibatalkan DPRA, Ini Alasannya

-

- Advertisment -

ACEHINSIDE.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) sepakat membatalkan proyek multiyears (tahun jamak) dengan pagu anggaran Rp 2,7 triliun. Proyek tersebut terdiri 11 ruas jalan penghubung antar daerah dan satu waduk. Pembatalan proyek itu dikarenakan temuan dewan soal penganggaran yang tidak sesuai prosedur.

Dikutip dari cnnindonesia.com, Ketua DPRA Dahlan Jamaluddin menyebutkan pembatalan itu bukan berarti pihaknya tidak setuju dengan pembangunan di Aceh. Namun, perencanaan penganggarannya bermasalah ditambah ada beberapa item yang diduga menjadi ‘penumpang gelap’ dalam proyek multiyears tersebut.

- Advertisement -

Dahlan menyampaikan perencanaan anggaran dalam proyek itu sudah diteken oleh Ketua DPRA periode sebelumnya dan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Proyek itu masuk tiba-tiba dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun 2020.

Baca juga: Destinasi Wisata Pulau Banyak Aceh Mulai Dibuka untuk Wisatawan

Namun, nota kesepahaman (MoU) proyek tahun jamak 2020-2022 itu tidak diputuskan dalam sidang paripurna, hanya disepakati oleh Plt Gubernur dan pimpinan DPRA pada akhir 2019 lalu, dan tidak melibatkan anggota DPRA lainnya.

“Ada mekanisme penganggaran yang dilanggar dan penyusunannya terburu-buru. Sepertinya juga ada penumpang gelap, kemudian tidak ada dibahas dan dibawa ke sidang paripurna,” kata Dahlan Jamaluddin usai menggelar rapat sidang paripurna pembatalan proyek tahun jamak tersebut tersebut, di gedung DPRA, Rabu (22/7).

Menurutnya apa yang dilakukan pihaknya untuk membatalkan proyek itu hanya sebatas bentuk pengawasan. DPRA tidak ingin ada yang dirugikan nantinya setelah proyek itu dijalankan. Namun, jika itu memang diperlukan, ia berharap pemerintah Aceh harus memenuhi prosedur penganggaran sesuai peraturan yang berlaku.

“Kita hanya proteksi sedari dini agar tidak ada kasus hukum ke depannya. Jika itu dianggap penting, ya harus dipenuhi sesuai peraturan yang berlaku,” ujar Dahlan politisi Partai Aceh ini.

Baca juga: ASUS ROG Phone 3 Harga dan Spesifikasi Terbaru untuk Gamers

Dengan pembatalan itu, pihaknya segera menyurati Plt Gubernur Aceh dan tembusan ke Menteri Dalam Negeri.

Menurut pantauan cnnindonesia.com dalam sidang paripurna, pembatalan proyek tersebut berjalan alot. Sebagian anggota DPRA dari Fraksi Partai Demokrat dan PPP menolak membatalkan proyek itu, dengan alasan proyek tahun jamak itu bisa membuka keterisoliran daerah terpencil di Aceh.

Bahkan, seluruh Fraksi Partai Demokrat memilih walk out dari sidang paripurna. Mereka keluar dari ruangan sidang karena pimpinan DPRA tidak menggubris pernyataan mereka soal proyek tersebut.

“Jika ini tetap dibatalkan, kami lebih baik meninggalkan ruangan ini,” kata Ketua Fraksi Partai Demokrat, HT Ibrahim, sembari mengajak anggotanya ke luar dari ruang sidang.

Baca juga: Peluang Usaha Terbaru dan Terlaris 2020 yang Layak Dicoba

Sebagai informasi, rencana proyek tahun jamak tersebut meliputi pembangunan infrastruktur jalan seperti:

  1. Ruas jalan Peurelak-Lokop-batas Gayo Lues sepanjang 107,30 Km;
  2. Ruas jalan batas Aceh Timur-Pining- Blangkjren sepanjang 61,42 Km;
  3. Ruas jalan Blangkjren-Tongra-Batas Aceh Barat Daya sepanjang 90,15 Km;
  4. Ruas jalan Babah Rot-Batas Gayo Lues sepanjang 27,57 Km;
  5. Ruas Jantho-Lamno batas Aceh Jaya sepanjang 66,33 Km;
  6. Ruas jalan Simpang Redelong-Pondok Baru-Samar Kilang sepanjang 57,08 Km;
  7. Ruas jalan Batas Aceh Timur-Kota Karang Baru sepanjang 43,52 Km;
  8. Ruas Jalan Trumon-Batas Aceh Singkil sepanjang 51,42 Km;
  9. Ruas jalan batas Aceh Selatan-Kuala Baru-Singkil Telaga sepanjang 44,93 Km;
  10. Ruas jalan Sinabang-Sibigo sepanjang 92,64 Km;
  11. Ruas jalan Nasreuhe-Lewak-Sibigo sepanjang 129,42 Km;
- Advertisement -
redaksi
acehinside.id adalah blog aneuk nanggroe yang menyajikan informasi terkini di Aceh yang dikemas secara menarik dengan mengedepankan sisi edukasi.

Terbaru

Cara Mengubah Nama Facebook Mudah dan Cepat

ACEHINSIDE.ID - Cara mengubah nama facebook bisa dilakukan melalui pc atau laptop dan juga melalui smartphone. Selain nama, beberapa...

Tekan Penyebaran Covid-19 di Aceh, Pemerintah Disarankan Terapkan PSBB

ACEHINSIDE.ID - Pemerintah Aceh Disarankan terapkan PSBB untuk tekan penyebaran Covid-19. Demikian rekomendasi yang disampaikan Ikatan Dokter Indonesia (IDI)...

Cara Ganti Password Instagram Terbaru dan Mudah

ACEHINSIDE.ID - Cara ganti password Instagram sangat mudah dilakukan. Hanya butuh beberapa langkah, kata kunci media sosial paling populer...

Redmi 9A Resmi Dirilis di Indonesia, Cek Harga dan Speknya

ACEHINSIDE.ID - Redmi 9A hadir dengan desain yang segar, agak berbeda dari generasi sebelumnya yaitu Redmi 8A. Di generasi...
- Advertisement -

Pengumuman SBMPTN 2020 Terbaru, Berikut Linknya

ACEHINSIDE.ID - LTMPT sebagai penyelenggara Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) akan merilis pengumuman SBMPTN 2020 terbaru. Sejumlah...

Resiko Pinjaman Online Jika Tidak Bayar, Wajib Tau

ACEHINSIDE.ID - Kredit online memungkin siapa saja untuk mendapatkan dana cepat melalui proses yang mudah. Namun, dibalik itu semua,...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you