Prakerja Gelombang 11 Dibuka
Ilustrasi

ACEHINSIDE.ID – Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja resmi membuka pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 11 pada Senin (2/11) pada pukul 12.00 WIB. Head of Communication PMO Kartu Prakerja Louisa Tuhatu menyebut Komite Cipta Kerja (KCK) menyebutkan pembukaan pendaftaran gelombang ini karena tingginya animo masyarakat.

Sebagai informasi, pendaftaran kartu prakerja gelombang 11 merupakan gelombang tambahan pada tahun 2020. Jumlah kuota yang dibuka hampir 400 ribu peserta.

Baca juga: Seleksi CPNS 2019 Kemenag Aceh Dimumkan, 237 Peserta Lulus

“Mereka yang sudah pernah mendaftar di situs Kartu Prakerja dapat langsung bergabung dalam proses seleksi gelombang 11,” tulis Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/11/2020).

Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini, dan bagi mereka yang nanti lolos menjadi peserta jangan lalai untuk langsung melakukan pembelian pelatihan sebelum 30 hari agar kepesertaannya tidak tercabut.

Baca juga: Pelaku UMKM di Aceh dapat Pinjaman Modal Usaha Rp15 Juta

“Pencabutan kepesertaan terjadi karena peserta tidak melakukan pembelian pelatihan pertama dalam waktu 30 hari setelah mereka dinyatakan lolos sebagai penerima Kartu Prakerja,” ujar Louisa.

Untuk itu, Louisa berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini. Ia pun mengingatkan bagi mereka yang nanti lolos menjadi peserta pada gelombang ke-11 agar tidak lalai untuk langsung melakukan pembelian pelatihan online sebelum 30 hari. Sehingga, kepesertaannya tidak dicabut.

Menurut Louisa, manajemen telah mencabut kepesertaan 382.868 penerima Kartu Prakerja sejak gelombang satu hingga gelombang sepuluh. Dengan asumsi satu orang mendapat alokasi dana Rp 3.550.000, sedikitnya dana yang kembali ke kas negara adalah sekitar Rp 1,33 triliun.

Sebelumnya, PMO Kartu Prakerja menyebut pendaftaran gelombang 11 akan dibuka pada akhir Oktober lalu. Namun, kepastian tanggal kala itu masih menunggu arahan KCK.

KCK sendiri diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Sementara, anggotanya terdiri dari Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, dan lainnya.

Sejauh ini, untuk gelombang 1-10, penerima program sudah mencapai 5,6 juta orang. Namun, PMO mencabut status kepesertaan dari 310.212 peserta karena tidak melakukan pembelian pelatihan dalam waktu 30 hari sejak menerima uang pelatihan yang ditransfer oleh PMO melalui mitra.