Pengangguran di Aceh tahun 2019 di Bawah DKI Jakarta
Loading...

ACEHINSIDE.ID – Setidaknya terdapat 147.000 pengangguran di Aceh per Agustus 2019, atau setara 6,20 persen dari total seluruh penduduk di provinsi paling ujung ini. Secara nasional, angka pengangguran ini berada satu tingkat dibawah provinsi DKI Jakarta.

Demikian data yang dirili oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh sebagaimana dikutip dari detik.com. Angka ini mnurun dibandingkan data per Agustus 2018 silam, yakni sebesar 6,36 persen. Ini menunjukkan pengurangan 3 ribu orang seiring pertumbuhan lapangan kerja.

“Penurunan angka pengangguran ini menunjukkan pertumbuhan masyarakat ke arah yang lebih bagus. Jadi, masyarakat sudah mulai tumbuh ekonomi kreatifnya dan juga industri kita,” kata Kepala BPS Aceh Wahyuddin di Banda Aceh, sebagaimana disiarkan aceh.antaranews.com.

Secara nasional, per Agustus Aceh menduduki peringkat ke-delapan atau satu angka di bawah DKI Jakarta. Tingkat pengangguran di Jakarta 6,22 persen. Peringkat pertama yaitu Banten dengan jumlah sebesar 8,11 persen. Sementara paling bawah adalah Bali yaitu 1,52 persen.

Menurut keterangan yang disampaikan oleh Wahyudin, Kepala BPS Aceh, tahun 2017 angka pengangguran di Aceh mencapai 6,57 persen kemudian di tahun 2018 kembali mengalami penurunan menjadi 6,38 persen dan kini di tahun 2019 turun menjadi 6,20 persen.

Lebih lanjut sebagaimana ditulis beritakini.co, Wahyudin menyampaikan jika tingkat pengangguran terus mengalami penurunan maka hal tersebut tentunya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi sehingga nantinya angka kemiskinan di Aceh turut menurun.

Ada beberapa sektor yang serapan tenaga kerjanya banyak sehingga membuat angka ini berkurang. Beberapa di antaranya adalah sektor pertanian dan sektor perkebunan dengan serapan tenaga kerja sebanyak 36,49 persen dengan jumlah 810 ribu pekerja.

Berikutnya sektor perdagangan mencapai 35.74 persen (349 ribu pekerja). Sektor pengolahan sebesar 8.20 persen (187 ribu pekerja), jasa pendidikan 7.60 persen (183 ribu pekerja).

Sedangkan di sektor pengadaan listrik, gas air pengelolaan sampah limbah dan daur ulang, menjadi sektor terendah penyerapan tenaga kerja di Aceh. Sektor ini hanya menyerap 0.42 persen saja dengan jumlah pekerja hanya 11 ribu orang.

Baca juga: Daftar Orang Terkaya di Indonesia Tahun 2019 versi Majalah Fobes

Tingkat pengangguran di Aceh didominasi lulusan SMK dan disusul lulusan SMA. Ini dilihat dari tingkat pendidikannya. Hal ini dilatar belakangi karena ada penawaran tenaga kerja tidak terserap terutama pada tingkat pendidikan SMK dan SMA.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here