Beranda Finance Pelaku UMKM di Aceh dapat Pinjaman Modal Usaha Rp15 Juta

Pelaku UMKM di Aceh dapat Pinjaman Modal Usaha Rp15 Juta

Pelaku UMKM di Aceh dapat Pinjaman Modal Usaha
Ilustrasi

ACEHINSIDE.ID – Setiap pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Barat bisa mendapatkan bantuan hingga mencapai Rp15 juta per usaha atau per kepala keluarga (KK) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

“Program bantuan modal usaha sebesar Rp15 juta per usaha ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, untuk membantu wirausaha masyarakat agar terus berjalan dengan baik tanpa terkendala modal,” kata Bupati Aceh Barat Ramli MS di Meulaboh, sebagaimana dikutip dari akurat.co.

Baca juga: Mayangsari Kembali ke Panggung Musik, Mau Cari Apa Lagi?

Menurutnya, bantuan modal usaha yang disalurkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) tersebut, sepenuhnya dialokasikan dalam dana desa sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Aceh Barat.

“Program itu digulirkan sejak tahun 2018, dengan sistem dana pinjaman bergulir tanpa bunga,” jelasnya.

Setiap desa juga turut mengalokasikan dana tersebut sebesar Rp150 juta per desa, dengan jumlah desa di Kabupaten Aceh Barat mencapai 322 desa yang tersebar di 12 kecamatan.

“Jadi, kalau ada satu desa menyalurkan modal usaha Rp150 juta per desa dikalikan jumlah desa di Aceh Barat sebanyak 322 desa, maka jumlah bantuan modal usaha yang dikucurkan per tahun sebesar Rp48,3 miliar per tahun,” kata Ramli.

Meski tidak semua pelaku usaha mengajukan bantuan sebesar Rp15 juta per pelaku usaha, namun masyarakat yang memiliki usaha mengajukan bantuan sesuai dengan kebutuhan yakni paling rendah sebesar Rp1 juta hingga Rp2 juta per pelaku usaha.

Baca juga: Cara Cek Nomor 3 Sendiri dengan Berbagai Metode Mudah

Dana bantuan modal usaha itu tetap dikembalikan pinjamannya tanpa bunga kepada masing-masing lembaga penyalur bantuan keuangan di setiap desa.

“Jadi, bantuan keuangan modal usaha ini sifatnya bergulir. Setelah dipinjam lalu dikembalikan tanpa bunga, lalu bantuan yang sama diberikan kepada pelaku usaha lainnya yang membutuhkan,” kata Bupati itu.