Pekerjaan Terbaik Menurut Rasul
Ilustrasi

ACEHINSIDE.ID – Pekerjaan terbaik menurut Rasul adalah Berdagang. Demikian hadist Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Ahmad Baihaqi.

“Ya Rasulallah, pekerjaan apa yang terbaik?”

Nabi menjawab, “Pekerjaan yang terbak ialah usahanya seseorang dengan tangannya sendiri dan semua jual beli yang dianggap baik (Ahmad Baihaqi)”.

Untuk diketahui, Nabi pada masanya adalah pedagang ternama. Jaring bisnisnya tidak hanya sebatas Makkah saja.

Baca juga: Kopi Jujur, Kopi Asli tanpa Campuran Essen

Kesuksesan Nabi berdagang patut disimak dan didalami oleh para muslim, agar para pedagang selamat di dunia dan juga selamat di akhirat.

Salah satu kunci sukses yang dilakukan Nabi adalah menjauhi laranganNya dan menjalankan perintah-Nya.

Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Dalam surat Al-Baqarah ayat 275 Allah berfirman:

Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melaikan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan) dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang mengulangi (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.

Seperti dikutip dari buku Muhammad: Business Strategi dan Ethics, Etika dan Strategi Bisnis Nabi Muhammad SAW oleh M.Suyanto, Rasulullah SAW menganjurkan jual beli yang halal dan sedapat mungkin menghindari yang syubhat, apalagi haram.

Dari Nu’man bin Basyir RA, Nabi SAW bersabda:

“Yang halal udah nyata yang haram sudah nyata dan antara keduanya beberapa perkara yang diragukan. Barangsiapa meninggalkan apa yang diragukan tentang dosanya, biasanya orang itu meninggalkan pula apa yang sudah nyata berdosa. Dan siapa yang berani melakukan apa yang masih diragukan tentang dosanya, dikhawatirkan ia jatuh pada perkara yang nyata dosanya. Segala macam ma’siat adalah larangan Allah. Barang siapa bermain-main sekitar larangan Allah, dikhawatirkan ia akan jatuh ke dalamnya.” (Bukhari dan Muslim).

Baca juga: Sewa Bus Semarang Layanan Terbaik dan Profesional

Demikianlah sedikit penjelasan tentang pekerjaan terbaik menurut Rasul yang dikutip dari Okezone.com