Loading...

ACEHINSIDE.ID – Banyak diantara kita mungkin yang tau bahkan hafal nama-nama beberapa Pahlawan. Namun, tahukah siapa Pahlawan pertama di Indonesia yang ditetapkan oleh Pemerintah?

Mengutip keterangan di wikipedia, Pahlawan nasional adalah gelar penghargaan tingkat tertinggi di Indonesia. Gelar anumerta ini diberikan oleh Pemerintahan Indonesia atas tindakan yang dianggap heroik atau berjasa sangat luar biasa bagi kepentingan bangsa dan negara.

Indonesia sendiri merupakan salah satu negara yang memiliki banyak sekali tokoh yang diberi gelar Pahlawan. Bahkan baru-baru ini, Presiden Jokowi telah menganugerahkan gelar Pahlawan nasional kepada 6 tokoh Indonesia yang telah berjasa untuk bangsa.

Keenam tokoh bangsa yang mendapat anugerah gelar Pahlawan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 120/TK/Tahun 2019 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan nasional tertanggal 7 November 2018 itu adalah:

  1. Abdul Kahar Mudzakkir, tokoh Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI)/Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI);
  2. Alexander Andries (AA) Maramis, Menteri Keuangan pertama Republik Indonesia;
  3. KH Masjkur, tokoh Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI);
  4. Rohana Kudus, aktivis sekaligus jurnalis asal Kota Gadang, Sumatera Barat;
  5. Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi (Oputa Yii Ko), tokoh yang pernah melawan Belanda;
  6. Prof Dr M Sardjito, tokoh Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI)/Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI)

Terlepas dari itu semua, yang ditetapkan sebagai Pahlawan pertama di Indonesia adalah Abdul Muis. Berdasarkan keterangan yang ditulis di wikipedia, Abdul Muis adalah seorang sastrawan, politikus, dan wartawan Indonesia yang lahir di Sungai Puar, Agam, Sumatra Barat, 3 Juli 1883.

Abdul Muis Pahlawan Pertama di Indonesia
Abdul Muis

Penetapan tokoh ini sebagai Pahlawan Nasional tepat pada tahun 1956 oleh Presiden Soekarno. Presiden pertama Indonesia menyematkannya gelar pahlawan karena sepak terjangnya dalam mendesak Pemerintah Kolonial Belanda untuk memberi kemerdekaan pada Indonesia.

Lewat Sarekat Islam, Abdul Muis mengajak anggotanya untuk mempersiapkan langkah kekerasan untuk merebut kemerdekaan, jika jalan damai terus gagal. Dia memimpin demonstrasi besar di Yogyakarta, pada 1922. Demikian penjelasan yang dikutip dari tempo.co edisi 10 November 2010.

Saat ini, terdapat 179 tokoh yang resmi dianugrahi gelar Pahlawan nasional oleh pemerintah dan belum termasuk 6 tokoh yang dianugerahi gelar ini pada tahun 2019. Baik Pahlawan pertama di Indonesia dan seterusnya merupakan tokoh yang sangat berjasa yang patut dikenang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here