Nanggroe Daerah Muncikari Prostitusi Online di Langsa Dicambuk 92 Kali

Muncikari Prostitusi Online di Langsa Dicambuk 92 Kali

-

- Advertisment -

ACEHINSIDE.ID – Dua muncikari prostitusi online di Kota Langsa Provinsi Aceh berinisial YU (47) dan HE (35), dihukum cambuk masing-masing 92 kali, di halaman Kantor Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Langsa, Selasa (28/7).

Hukuman tersebut berdasarkan putusan dari Mahkamah Syariah Kota Langsa Aceh, yang menghukum mereka 95 kali cambuk dan dipotong masa tahanan selama tiga bulan. Sehingga mereka dicambuk 92 kali.

- Advertisement -

Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Langsa Aceh Aji Asmanuddin menyebutkan kedua muncikari prostitusi online ini terbukti bersalah karena melakukan pelanggaran syariat islam.

Baca juga: Nasir Djamil Minta Proyek Multiyears Rp2,7 T Dilanjutkan

“Dua orang mucikari prostitusi ini dicambuk masing-masing 92 kali,” kata Aji Asmanuddin sebagaimana dikutip dari cnnindonesia.com

Setelah dihukum cambuk, kedua ibu rumah tangga itu kemudian menandatangani surat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya. Setelah itu mereka dibebaskan.

“Setelah dicambuk mereka dibebaskan setelah membuat pernyataan,” ujarnya.

Sebelumnya, Personel Polres Langsa Aceh membongkar praktik prostitusi online yang dikelola oleh YU dan HE.

Baca juga: Layanan Pinjaman Online Bebas Riba, Duha Syariah

Dari hasil pemeriksaan petugas kedua muncikari ini mengaku berperan sebagai penghubung wanita panggilan yang menerima pesanan para lelaki hidung belang dengan tarif Rp500 ribu sekali kencan. Dari situ, para muncikari mendapat keuntungan hingga Rp 200 ribu.

Setelah dilakukan pengembangan, anggota polisi di Langsa Aceh ini berhasil mengamankan lima perempuan yang diduga sebagai PSK pada Sabtu (9/5). Lima perempuan itu adalah CLW (32), CJW (23), DA (23), FNR (22) dan IF (24). Semuanya mereka berstatus ibu rumah tangga.

Selain tujuh perempuan tersebut, juga turut diamankan empat unit sepeda motor dan uang tunai hasil transaksi sebanyak Rp450 ribu.

Baca juga: Cara Mengetahui Whatsapp Disadap atau Tidak

Sebagai informasi, hukuman cambuk Aceh yang dilakukan di depan umum merupakan jenis hukuman yang biasa diterima oleh para pelanggar hukum syariah untuk berbagai kasus, termasuk perjudian, perzinaan, minum minuman keras, berhubungan seks di luar nikah hingga hubungan sesama jenis.

Aceh menerapkan hukum syariah sebagai salah satu hasil kesepakatan dengan pemerintah pusat pada 2005 terkait status otonomi bagi daerah itu, yang turut mengakhiri pemberontakan separatis yang telah berlangsung puluhan tahun.

- Advertisement -
redaksi
acehinside.id adalah blog aneuk nanggroe yang menyajikan informasi terkini di Aceh yang dikemas secara menarik dengan mengedepankan sisi edukasi.

Terbaru

Cara Mengubah Nama Facebook Mudah dan Cepat

ACEHINSIDE.ID - Cara mengubah nama facebook bisa dilakukan melalui pc atau laptop dan juga melalui smartphone. Selain nama, beberapa...

Tekan Penyebaran Covid-19 di Aceh, Pemerintah Disarankan Terapkan PSBB

ACEHINSIDE.ID - Pemerintah Aceh Disarankan terapkan PSBB untuk tekan penyebaran Covid-19. Demikian rekomendasi yang disampaikan Ikatan Dokter Indonesia (IDI)...

Cara Ganti Password Instagram Terbaru dan Mudah

ACEHINSIDE.ID - Cara ganti password Instagram sangat mudah dilakukan. Hanya butuh beberapa langkah, kata kunci media sosial paling populer...

Redmi 9A Resmi Dirilis di Indonesia, Cek Harga dan Speknya

ACEHINSIDE.ID - Redmi 9A hadir dengan desain yang segar, agak berbeda dari generasi sebelumnya yaitu Redmi 8A. Di generasi...
- Advertisement -

Pengumuman SBMPTN 2020 Terbaru, Berikut Linknya

ACEHINSIDE.ID - LTMPT sebagai penyelenggara Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) akan merilis pengumuman SBMPTN 2020 terbaru. Sejumlah...

Resiko Pinjaman Online Jika Tidak Bayar, Wajib Tau

ACEHINSIDE.ID - Kredit online memungkin siapa saja untuk mendapatkan dana cepat melalui proses yang mudah. Namun, dibalik itu semua,...
- Advertisement -

You might also likeRELATED
Recommended to you