Ilustrasi Mencuci Kaki dengan Sabun
Ilustrasi

ACEHINSIDE.ID – Mencuci kaki dengan sabun adalah salah satu cara yang membuat tubuh tetap sehat. Namun bagian tubuh paling bawah ini kerap dilupakan saat mandi. Padahal kaki dapat memproduksi keringat. Diketahui ada sekitar 250 ribu kelenjar keringat yang dimiliki kaki.

Selain mengatasi bau tak sedap, kaki yang rajin dicuci juga baik untuk pertumbuhan kuku, persendian tetap sehat, dan bahkan memperlancar sirkulasi darah. Berikut beberapa alasan mencuci kaki dengan sabun saat mandi sebagaimana dikutip dari portal berita cnnindonesia.com.

1. Menghilangkan Bau kaki
Kaki yang dicuci secara teratur dan benar dapat membantu menghilangkan kotoran, sel kulit mati, dan keringat yang menumpuk. Membilasnya hanya dengan air tanpa menggunakan sabun tak cukup untuk membersihkan kaki. Bilasan air tetap membuat kotoran-kotoran itu bertahan di kaki.

2. Mencegah Infeksi
Kaki rentan terhadap infeksi. Bakteri yang ada di dalamnya bisa saja menimbulkan berbagai jenis peradangan. Menggosok kaki dapat membantu mengelupaskan semua lapisan sel kulit mati bersama dengan mikroba lain yang menyebabkan infeksi.

3. Mengurangi Masalah Persendian
Saat sel kulit mati tetap menempel di telapak kaki, lapisan kulit yang tak lagi diperlukan itu akan menumpuk dan menjadi lebih tebal. Hal tersebut dapat mengganggu kaki Anda saat berjalan yang nanti akan memengaruhi persendian Anda. Akibatnya, Anda mungkin merasa tidak nyaman saat bergerak.

4. Meningkatkan Sirkulasi Darah
Saat mencuci, berikan pijatan pada kaki untuk meningkatkan aliran darah. Sirkulasi darah yang buruk menyebabkan tubuh kekurangan oksigen dan mengganggu pertumbuhan otot Anda. Selain itu, sirkulasi darah yang tidak lancar juga dapat menimbulkan masalah seperti nyeri otot, kekakuan, kelemahan, dan bahkan mati rasa.

5. Menghentikan Pertumbuhan Kuku ke Dalam Kulit
Ada beberapa alasan mengapa kuku jari kaki tumbuh ke dalam kulit. Beberapa di antaranya adalah kebiasaan mengenakan sepatu yang terlampau kecil atau cara menggunting kuku yang salah. Di luar itu, kaki berkeringat dan kotor juga berkontribusi pada pertumbuhan kuku ke dalam kulit.

Baca juga: Tempat Tidur Box Bayi Desain Eropa Aman Pilihan Ibu Hamil, Claire et Agn├ęs & Luniklo

Saat jari jemari terus berkeringat, kulit di ujung jari menjadi lunak dan membuat kuku lebih mudah tumbuh. Jika terjadi peradangan pada kulit, kuku yang tumbuh ke dalam akan terasa menyakitkan.