Tips Sederhana Mencegah Infeksi Jamur pada Kulit

0
213
Mencegah Infeksi Jamur pada Kulit
Ilustrasi

ACEHINSIDE.ID – Infeksi jamur bisa terjadi di mana saja, termasuk pada kulit. Oleh karena itu, mengenali cara mencegahnya akan meminimalisir timbulnya masalah pada kulit.

Secara alami, jamur ditemukan di dalam tubuh–termasuk pada kulit–dan tidak menimbulkan masalah. Namun, beberapa faktor menyebabkan jamur dapat berkembang biak tak kendali dan mengakibatkan infeksi.

Baca juga: Baru Pertama, Aplikasi Tik Tok Resmi Jadi Sponsor Piala Eropa 2020

Infeksi jenis ini umumnya disebabkan oleh jamur Candida albicans yang berkembang biak tak terkendali. Selain pada kulit, infeksi juga bisa terjadi pada mulut dan alat kelamin.

Infeksi ini umumnya muncul dalam bentuk ruam atau perubahan pada warna kulit yang sering kali terasa gatal. Dan biasanya tertular melalui kontak langsung, termasuk lewat sentuhan langsung dengan jamur pada pakaian atau barang lain, orang, dan hewan.

Infeksi ini akan menimbulkan rasa tak nyaman, maka pencegahan dirasa lebih baik. Berikut beberapa cara mencegah infeksi jamur pada kulit, sebagaimana disalin dari cnnindonesia.com:

  1. Pastikan untuk mempraktikkan pola kebersihan yang baik.
  2. Jangan berbagi pakaian, handuk, atau barang pribadi lainnya.
  3. Kenakan pakaian bersih setiap hari, terutama kaus kaki dan pakaian dalam.
  4. Pilih pakaian dan sepatu yang bisa bernapas dengan baik. Hindari pakaian atau sepatu yang terlalu ketat.
  5. Pastikan untuk mengeringkan tubuh dengan benar setelah mandi.
  6. Kenakan sandal di ruangan.
  7. Hindari kontak dengan hewan yang memiliki gejala infeksi jamur, seperti bulu yang rontok atau sering mencakar.

Selain itu, beberapa tips sederhana mencegah infeksi jamur pada kulit antara lain:.

Mengurangi Asupan Gula

Sebuah studi pada 2015 menemukan bahwa konsumsi gula rafinasi dan produk susu laktosa tinggi dapat mendorong pertumbuhan jamur. Mengurangi asupan gula bisa jadi salah satu cara mencegah infeksi jamur.

Menjaga Berat Badan

Seseorang dengan kelebihan berat badan atau obesitas mungkin memiliki lipatan kulit yang lebih besar. Lipatan kulit ini memerangkap udara panas dan kelembapan, serta rentan berkeringat. Lingkungan seperti ini menjadi tempat terbaik bagi jamur untuk tumbuh subur.

Mengelola Diabetes

Diabetes mendorong kadar gula darah yang tinggi. Kadar gula darah tinggi menyebabkan pertumbuhan jamur. Hal ini menjadi alasan mengapa orang dengan diabetes lebih rentan mengalami infeksi jamur. Untuk mengelola risiko ini, orang dengan diabetes perlu mengontrol kadar gula darah dalam tubuh.

Mengenakan Pakaian Longgar

Jamur tumbuh subur di lingkungan yang hangat dan lembap, termasuk saat Anda mengenakan pakaian ketat. Untuk mencegahnya, pilih-lah pakaian longgar yang terbuat dari bahan yang tepat seperti katun, linen, dan sutra.

Mengonsumsi Probiotik

Bakteri baik membantu mengendalikan pertumbuhan jamur yang menyebabkan infeksi. Ketidakseimbangan jumlah bakteri baik dan jahat dapat menyebabkan pertumbuhan jamur yang cepat.

Baca juga: MaTA Buka Pendaftaran Peserta Sekolah Antikorupsi Aceh

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan bakteri di antaranya stres kronis, perubahan atau ketidakseimbangan hormonal, dan penggunaan antibiotik. Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung probiotik seperti yogurt dan makanan-minuman fermentasi lainnya.

Berita sebelumyaBaru Pertama, Aplikasi Tik Tok Resmi Jadi Sponsor Piala Eropa 2020
Berita berikutnyaHarga Redmi 9T di Indonesia dan Spesifikasi Lengkap