Membuat Pakaian Sekeluarga Harum dan Segar

0
228
Membuat Pakaian Sekeluarga Harum dan Segar
Ilustrasi

ACEHINSIDE.ID – Membuat pakaian sekeluarga menjadi wangi tahan lama seperti dilaundry ternyata mudah loh. Yuk simak caranya berikut ini:

1. Bedakan Penggunaan Airnya

Salah satu penyebab wangi pakaian tidak tahan lama setelah dicuci adalah karena penggunaan air yang berulang-ulang. Untuk itu, bedakan penggunaan air sesuai dengan tahapan yang Mama lakukan.

Misalnya air yang digunakan untuk mencuci pakai detergen jangan disamakan untuk membilas dan mencampurkan pewangi.

2. Perhatikan apasitas Mesin Cuci

Sebanyak apapun cucian Mama, jangan pernah melebihi batas maksimal kapasitas mesin cuci. Saat menggunakan mesin cuci usahakan menyisakan ruang agar spinner-nya dapat bekerja maksimal.

Kalau terlalu penuh, akan membuat pakaian tidak tercuci bersih dan membuat pakaian cepat rusak. Bagilah menjadi beberapa kloter mencuci, ya.

3. Peras Pakaian

Apabila Mama mencuci pakaian dengan tangan, setelah menggunakan detergen jangan lupa membilas dan memerasnya sebelum diberi pewangi.

Namun, kalau menggunakan mesin cuci, bilas dan masukkan ke dalam pengering dahulu, ya. Ini bertujuan agar busa kotor yang ada pada pakaian dapat sepenuhnya hilang dan pewangi dapat bekerja lebih maksimal.

4. Gunakan Pewangi

Tips mencuci pakaian wangi selanjutnya dengan memberikan pewangi saat bilasan terakhir. Masukkan kembali pakaian ke mesin cuci dan tambahkan air secukupnya. Lalu, masukkan pewangi sesuai takaran yang disarankan.

Jangan pernah mencampurkan detergen dan pewangi, ya. Karena itu justu akan membuat pakaian memiliki aroma yang tidak segar.

Penggunaan pewangi sangat penting (simak selengkapnya https://www.royalebysoklin.com/pentingnya-menggunakan-pewangi-baju/) karena inilah kunci dari pakaian yang harum.

Gunakan pewangi yang tahan lama seperti royale soklin yang memiliki aroma parfum mewah yang disukai orang. Pewangi royale soklin memberikan keharuman pakaian tahan lama sehingga semakin percaya diri saat berpakaian.

Berita sebelumyaOrang Tua Wajib Tahu, Tips Merawat Bayi Sakit Setelah Imunisasi
Berita berikutnyaKarena Peningkatan Covid-19, Proses Belajar Mengajar Tata Muka Dihentikan di Bireuen