Makanan Pemicu Asam Urat
Loading...

ACEHINSIDE.ID – Menghindari makanan pemicu asam urat tinggi merupakan keharusan bagi penderita purin berlebih. Hal ini bertujuan agar nyeri persedian tidak bertambah akut. Selain itu, penting juga mengkonsumsi obat asam urat.

Sebagaimana diketahui, oatmeal merupakan salah satu makanan untuk menunjang program diet. Bukan tanpa alasan, jenis makanan ini terdiri dari gandum utuh yang mengandung serat tinggi, yang membuat seseorang merasa kenyang lebih lama.

Namun, mengonsumsi oatmeal tak sepenuhnya baik untuk tubuh. Pasalnya ini termasuk makanan pemicu asam urat tinggi. Sebagaimana ditulis cnnindonesia.com, terlalu sering mengonsumsi oatmeal dapat meningkatkan risiko terserang asam urat.

Mengutip catatan baihaqi, asam urat merupakan penyakit dari sisa metabolisme zat purin yang berasal dari sisa makanan yang kita konsumsi. Purin sendiri adalah zat yang ada di setiap makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup.

Ciri-ciri awal penyakit ini dapat dikenali dengan nyeri sendi mendadak dan parah yang muncul pada pagi hari, sendi bengkak dan lunak, sendi kemerahan dan juga rasa panas di sekitar sendi. Dalam keadaan tertentu, kulit terasa gatal di area bekas nyeri.

Sebagaimana disebut di atas, oatmeal menjadi salah satu makanan yang berisiko asam urat. Sebab dalam makanan ini terkandung zat purin yang relatif tinggi, yaitu sekitar 50 hingga 150 mg purin pada setiap 100 gram oatmeal.

Memang kadar purinnya tak sebesar kandungan purin pada daging merah atau makanan laut. Namun hal ini tetap menjadikan oatmeal sebagai salah satu makanan pemicu asam urat tinggi dan mesti dihindari oleh penderita penyakit asam urat.

Meski begitu, bukan berarti Anda tak bisa mengonsumsi oatmeal sama sekali. Anda tetap bisa menikmati makanan ini tapi dalam jumlah yang tepat. Anda bisa mengonsumsi oatmeal 2 kali seminggu jika Anda memiliki risiko penyakit asam urat.

Selain oatmeal, Anda juga bisa mengonsumsi makanan diet lain yang rendah purin agar tak perlu takut dengan risiko serangan asam urat. Beberapa diantaranya adalah keju, telur, buah-buahan, sayuran hijau, serta produk susu rendah lemak seperti yoghurt atau susu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here