KPK Akui Penggeledahan di Gedung DPR Terkait Kasus Tanjungbalai

0
306
KPK Akui Penggeledahan di Gedung DPR
Ilustrasi

ACEHINSIDE.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan tengah melakukan penggeledahan di Gedung DPR RI. Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, menuturkan upaya paksa tersebut berkaitan dengan kasus dugaan korupsi yang menjerat penyidik Stepanus Robin Pattuju dan Wali Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, M. Syahrial.

“Benar, hari ini tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di Gedung DPR RI dalam rangka pengumpulan bukti-bukti terkait perkara dimaksud,” ujar Ali melalui keterangan tertulis, Rabu (28/4).

Baca juga: Ustad Abdul Somad Menikah dengan Gadis 19 Tahun

Juru bicara berlatar belakang jaksa ini menerangkan pihaknya tengah mencari bukti-bukti terkait tindak pidana.

“Saat ini kegiatan sedang berlangsung dan untuk perkembangan selengkapnya akan kami informasikan kembali,” ucap dia.

Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, Habiburokhman, mengonfirmasi bahwa ruang yang sedang digeledah itu merupakan milik Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin.

“Ya. Ini saya menuju DPR dari dapil saya. MKD akan mendampingi,” kata Habiburokhman saat dikonfirmasi cnnindonesia.com, Rabu malam.

Azis diketahui dikaitkan dalam kasus dugaan korupsi ini lantaran menjembatani pertemuan antara penyidik Stepanus dengan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial di rumah dinasnya, Oktober 2020.

Pertemuan itu membuahkan hasil, yakni bersepakat membantu penyelidikan kasus dugaan korupsi lelang jabatan di Pemerintah Kota Tanjungbalai yang menjerat Syahrial tidak dinaikkan ke tahap penyidikan.

Namun, Ketua KPK Firli Bahuri menegaskan penanganan kasus tetap berjalan. Syahrial sendiri sudah diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi lelang jabatan tersebut.

Sementara itu, secara terpisah, Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, Habiburokhman mengonfirmasi bahwa ruang yang sedang digeledah itu merupakan milik Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin.

“Ya. Ini saya menuju DPR dari dapil saya. MKD akan mendampingi,” kata Habiburokhman saat dikonfirmasi cnnindonesia.com, Rabu malam.

Berdasarkan pantauan, para petugas KPK sempat tertahan lama dan berdiskusi dengan perwakilan dari Setjen DPR RI hingga akhirnya masuk ke dalam lift Gedung Nusantara III untuk naik ke lantai atas

Belum diketahui secara pasti ruangan yang dituju penyidik KPK itu. Wartawan sendiri dilarang mendekat ke area Gedung Nusantara III dan mengambil foto. Bahkan, wartawan diminta masuk ke dalam ruang wartawan dengan penjagaan petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR.

Secara terpisah, saat dikonfirmasi, Plt Jubir penindakan KPK Ali Fikri membenarkan bahwa tim penyidik melakukan penggeledahan di Gedung DPR malam ini.

“Penggeledahan dilakukan tentu dalam rangka pengumpulan bukti-bukti terkait perkara dimaksud,” kata Ali .

“Saat ini kegiatan sedang berlangsung dan untuk perkembangan selengkapnya akan kami informasikan kembali,” imbuhnya.

Terkait penggeledahan ini, cnnindonesia.com pun sudah menghubungi Azis via layanan pesan ponsel namun belum mendapatkan jawaban hingga berita ini ditulis.

Dalam kasus ini, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin terseret karena diduga menjadi jembatan antara Stepanus dan Syahrial.

Baca juga: Buka Rekening Online tanpa Setoran Awal Terbaru dan Mudah

Terkait hal tersebut, Azis pun diadukan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Namun, Habiburokhman, menyatakan pihaknya belum membahas dugaan pelanggaran kode etik yang dilakuka Azis.

Menurutnya, aduan yang dilayangkan oleh Wakil Ketua Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) Kurniawan Adi Nugroho itu baru akan dibahas pihaknya setelah masa reses DPR berakhir pada 6 Mei 2021.

SUMBERcnnindonesia.com
Berita sebelumyaUstad Abdul Somad Menikah dengan Gadis 19 Tahun
Berita berikutnyaTubuh Tetap Sehat di Bulan Ramadhan, Ikuti Tips Puasa ala Rasulullah SAW