Kasus Prostitusi Online
Ilustrasi

ACEHINSIDE.ID – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat menangkap TA atas dugaan terlibat kasus prostitusi online.TA ditangkap di sebuah hotel berbintang di kawasan Bandung, Jawa Barat pada Kamis 17 Desember 2020.

“Penangkapan ini hasil runtutan empat tersangka yang telah kami amankan sebelumnya,” ujar Kompol Reonald Simanjuntak, Kasubdit 5 Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Barat sebagaimana dikutip dari okezone.com

Baca juga: Man United Berhasil Bawa Pulang Poin Penuh dari Markas Sheffield

Polisi menangkap TA saat sedang berada di kamar. Ketika itu, polisi langsung menangkap artis TA. Status TA saat ini masih berstatus saksi.

“Yang bersangkutan sedang di kamar bersama pria. Kebetulan ketika datang kami langsung masuk,” lanjut Kompol Reonald Simanjuntak

Selain artis TA, polisi juga telah mengamankan tiga muncikari yang berasal dari Medan, Jakarta dan Bogor. Polisi saat ini masih mendalami kasus yang melibatkan artis TA tersebut.

Penangkapan TA menambah panjang deretan artis yang terjerumus kasus prostitusi online. Sebelumnya, sepanjang 2020, setidaknya ada beberapa artis yang diamankan.

Hana Hanifah

Hana Hanifah ditangkap di Medan, Sumatera Selatan pada 12 Juli 2020. Dia diciduk saat sedang bersama seorang pria di sebuah hotel. Penangkapannya berdasarkan informasi terkait jaringan prostitusi. Kemudian, Hana dipulangkan pada 14 Juli lalu karena dia berstatus sebagai saksi korban.

Hana Hanifah ramai diberitakan menerima Rp20 juta sebagai bayaran dari prostitusi online yang melibatkan namanya. Hana ditangkap polisi di Medan di kamar hotel bersama seorang pria. Nominal tersebut diungkapkan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, tak lama setelah penangkapan pada Minggu, 12 Juli 2020.

Vernita Syabilla

Artis VS ditangkap oleh Satreskrim Polresta Bandar Lampung pada 28 Juli 2020 malam atas kasus prostitusi online. VS ditangkap bersama dua orang yang diduga mucikari di sebuah hotel berbintang di Bandar Lampung.

Vernita Syabilla ditetapkan sebagai saksi Polresta Bandar Lampung menetapkan dua muncikari sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

ST dan SH

Polres Metro Jakarta Utara mengungkap kasus prostitusi online yang menyeret artis dan selebgram ST dan SH, yang semula disebut MA, bertarif Rp110 juta. Uang muka (DP) untuk layanan prostitusi tersebut sebanyak Rp60 juta pada 26 November.

Baca juga: Cegah Pilek dan Batuk dengan Trik Sederhana dan Mudah

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Polisi Sudjarwoko menyatakan, dua artis itu dipesan seorang pria melalui perantara mucikari.

Sementara itu, polisi telah menetapkan 2 muncikari yaitu AR (26) dan CA (27) sebagai tersangka. Dua tersangka yakni sepasang muncikari itu dijerat Pasal 2 Ayat 1 UU RI Nomor 21 tahun 2007, subsider Pasal 296 KUHPidana junto Pasal 506 dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.