27.8 C
New York
Kamis, Juli 29, 2021

Buy now

spot_img

KaPAL Minta Tuha Peut Desak Pemerintah Lancok-lancok Selenggarakan LPJ APBG 2019

ACEHINSIDE.ID – Komunitas Pemuda Antikorupsi Lancok (KaPAL) meminta Tuha Peut Lancok-lancok kecamatan Kuala Bireuen untuk mendesak Pemerintah mempertanggungjawabkan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG) tahun 2019. Permintaan tersebut disampaikan melalui surat dengan nomor 003/K/KaPAL/XII/2020.

Ketua KaPAL, Ferianda, saat dikonfirmasi redaksi membenarkan telah mengirimkan surat meminta Tuha Peut mendesak Pemerintah Lancok-lancok menyenggarakan rapat melibatkan masyarakat secara luas untuk mempertanggungjawabkan APBG tahun 2019.

Baca juga: Bupati Aceh Utara Lantik A Murtala sebagai Sekda Definitif

Menurut Ferianda, berdasarkan penelaahan yang dilakukan pihaknya, belum dilakukannya pertanggungjawaban APBG 2019 hingga hampir berakhirnya tahun 2020 mengindikasikan pengelolaan keuangan di gampong Lancok-lancok tidak taat pada aturan.

“Dalam Permendagri nomor 113 tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, disebutkan beberapa azas pengelolaan keuangan desa, dua diantaranya adalah transparan dan partisipatif. Transparan artinya terbuka dan partisipatif artinya melibatkan para pihak”, sebutnya

Lebih lanjut, owner brand Langkah Teungku ini menambahkan, belum dilakukannya pertanggungjawaban ini hingga menjelang akhir tahun 2020 oleh Pemerintah Lancok-lancok, patut diduga bahwa pengeloaan APBG 2019 tidak transparan dan partispatif.

Baca juga: Sambangi BUMG Lancok, KaPAL Sampaikan Masukan Antikorupsi

Atas dasar itu, kami KaPAL, tambah Ferianda menyurati Ketua Tuha Peut Lancok-lancok untuk meminta mereka mendesak Pemerintah agar segera menyelenggarakan rapat pertanggungjawaban APBG 2019.

“Kalau Pemerintah Lancok-lancok tidak melakukan ‘sulap’ dalam pengelolaan APBG 2019, kenapa mesti takut mempertanggungjawabkan penggunaannya kepada masyarakat? Toh, yang dikelola pun bukan uang pribadi tapi uang masyarakat Lancok-lancok”, pungkasnya.

Sebagai informasi, surat dengan nomor 003/K/KaPAL/XII/2020 tertanggal 07 Nopember 2020 juga turut ditembuskan kepada Keuchik dan Ketua Tuha Lapan.

Sebagai informasi, Komunitas Pemuda Antikorupsi Lancok atau KaPAL merupakan komunitas yang dibentuk oleh sejumlah pemuda dari gampong Lancok-lancok kecamatan Kuala kabupaten Bireuen. Komunitas ini bertujuan untuk mendorong kaum muda untuk terlibat dalam proses pembangunan dan pemberantasan korupsi.

Untuk diketahui, Tuha Peut atau Badan Permusyawaratan Desa (BPD)adalah suatu badan kelengkapan gampong yang terdiri dari unsur pemerintah, unsur agama, unsur pimpinan adat, unsur cerdik pandai yang berada di gampong, sesuai dengan isi Qanun.

Baihaqi
Hanya manusia biasa yang saban hari bekerja mencari nafkah untuk keluarga. Minum kopi menjadi rutinitas.

Berita Terkait

Ikuti Kami

2,341FansSuka
115PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terbaru

Populer