Jumlah Pengangguran di Aceh 2020
Ilustrasi

ACEHINSIDE.ID – Jumlah pengangguran di Aceh pada Agustus lalu bertambah 19 ribu orang menjadi 167 ribu orang. Pengangguran terbanyak terdapat di Lhokseumawe serta Langsa.

Berdasarkan data dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh yang dikutip dari detik,com, jumlah angkatan kerja pada Agustus sebanyak 2,5 juta orang atau naik 122 ribu orang dibanding Agustus 2019.

Baca juag: Teknologi Blockchain Diyakini Ampuh Perangi Korupsi

Sejalan dengan naiknya jumlah angkatan kerja, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga meningkat sebesar 1,97 persen poin.

Dalam setahun terakhir, jumlah pengangguran di Aceh mengalami peningkatan. Pada Agustus lalu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) naik 0,42 persen dibanding Agustus 2019 menjadi 6,59 persen.

Bila dilihat dari tingkat pendidikan, TPT untuk tingkat SMK tertinggi di antara tingkat pendidikan lainnya, yaitu sebesar 10,87 persen. Penduduk yang bekerja sebanyak 2,4 juta orang atau bertambah 103 ribu orang dari Agustus 2019.

“TPT Aceh sebesar 6,59 persen. Pada Agustus 2020, sebanyak 2.360 ribu orang adalah penduduk bekerja dan sebanyak 167 ribu orang menganggur,” kata Kepala BPS Aceh Ihsanurijal dalam keterangan yang dirilis BPS.

Dalam laporan disebutkan, penduduk Aceh yang bekerja pada kegiatan informal sebanyak 1.460 ribu orang atau 61,88 persen. Selama setahun terakhir sejak Agustus 2019 hingga Agustus 2020, pekerja informal naik sebesar 4,76 persen poin.

Sedangkan berdasarkan jam kerja, pada Agustus lalu persentase tertinggi merupakan pekerja penuh sebesar 53,70 persen. Sisanya merupakan pekerja tidak penuh yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu pekerja paruh waktu (30,12 persen) dan setengah penganggur (16,18 persen).

Baca juga: KPK Selenggarakan Lomba Video Lirik Lagu Antikorupsi, Simak Syaratnya

BPS mencatat, TPT di perkotaan lebih tinggi dibandingkan di desa. Di kota TPT sebesar 8,90 persen dan di perdesaan 5,47 persen. Tinggat pendidikan juga punya andil terhadap terciptanya jumlah pengangguran di Aceh.

Dilihat dari tingkat pendidikan, pada Agustus TPT tertinggi lulusan SMK sebesar 10,87 persen dan disusul tingkat SMA (9,39 persen). BPS menilai ada penawaran tenaga kerja tidak terserap terutama pada tingkat pendidikan SMK dan
SMA.

“Selanjutnya mereka yang berpendidikan rendah cenderung mau menerima pekerjaan apa saja, dapat dilihat dari TPT SD ke bawah paling kecil diantara semua tingkat pendidikan yaitu sebesar 2,57 persen,” jelas Ihsanurijal.

Baca juga: Cara Upgrade OVO Premier 2020 Mudah dengan Trik Sederhana

BPS juga merilis persentase TPT perkabupaten/kota di Aceh. Lima daerah dengan TPT tertinggi yaitu Lhokseumawe 11,99 persen, Langsa 9,75 persen, Banda Aceh 9,54 persen, Aceh Utara 8,56 persen dan Aceh Singkil 8,24 persen.