Irigasi Lhok Guci di Aceh Barat akan Diresmikan Presiden Jokowi
Loading...

ACEHINSIDE.ID – Proyek irigasi Lhok Guci di Aceh Barat, Provinsi Aceh akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Demikian disampaikan oleh Direktur Eksekutif The Jokowi Center Teuku Neta Firdaus, sebagaimana dikutip dari laman bisnis.com

“Bapak Presiden Jokowi sudah memberi sinyal akan kembali berkunjung ke Kabupaten Aceh Barat, dalam rangka meresmikan irigasi Lhok Guci,” kata Teuku Neta Firdaus, Sabtu (9/11/2019) malam. Menurutnya, kepastian tersebut diperoleh setelah dia bertemu langsung dengan Presiden beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan singkat tersebut, Presiden menyatakan akan kembali berkunjung ke Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat di Aceh. Untuk kepastian jadwalnya, Teuku Neta Firdaus mengatakan akan ditentukan setelah kesiapan proyek Irigasi Lhok Guci di Aceh Barat rampung dikerjakan.

Proyek irigasi yang dilanjutkan percepatan pembangunannya oleh Presiden Jokowi pada tahun 2015 lalu tersebut diperkiarakan tuntas pada 2020. Sejak dikebut pembangunannya pada 2015, proyek strategis nasional tersebut telah menghabiskan anggaran lebih dari Rp1 triliun.

Proyek ini diharapkan dapat mengairi seluruh lahan sawah di Aceh Barat, yang selama ini tadah hujan, untuk meningkatkan produksi padi sebagai kebutuhan pangan di Aceh maupun di tingkat nasional.

“Bapak Presiden tetap akan memperhatikan masyarakat di Aceh. Karena Bapak Jokowi tetap fokus untuk membangun Indonesia agar semakin maju dari Aceh hingga Papua,” kata Teuku Neta Firdaus.

Mengutip kanal Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas di kppip.go.id, di Aceh terdapat dua proyek strategi nasional dalam kategori proyek bendungan dan jaringan irigasi. Dua proyek tersebut pembangunan jaringan irigasi di Lhok Guci dan pembangunan jaringan irigasi di Jambo Aye Kanan.

Untuk proyek irigasi Lhok Guci di Aceh Barat dengan nilai investasi sebesar Rp 556 Milyar yang bersumber dari APBN. proyek ini berada dibawah Kementerian PUPR yang rencana mulai konstruksi pada 2015 dan mulai operasi pada tahun 2020 mendatang.

Baca juga: Cara Berhenti Donasi UNICEF secara Cepat dan Praktis

Sedang jaringan irigasi di Jambo Aye Kanan disebutkan nilai investasinya mencapai Rp 232 Milyar yang bersumber dari APBN. Sama halnya seperti di Lhok Guci, proyek ini juga berada di bawah Kementerian PUPR. Konstruksinya dimulai pada tahun 2016 dan akan mulai beroperasi pada 2020.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here