Ibu Melahirkan di Pulau Aceh Dirujuk ke RS dengan Perahu Nelayan

0
295
Ibu Melahirkan di Aceh Dirujuk ke RS dengan Perahu
Ilustrasi

ACEHINSIDE.ID – Seorang ibu yang baru melahirkan di Kecamatan Pulo (Pulau) Aceh, Kabupaten Aceh Besar, terpaksa dirujuk ke RSU Zainal Abidin, Banda Aceh, dengan menggunakan perahu nelayan, sementara kondisi anaknya sehat.

Kepala Puskesmas Pulau Aceh Misriadi yang dihubungi dari Banda Aceh, Kamis, membenarkan peristiwa tersebut, seorang ibu bernama Darmayanti itu dirujuk setelah proses melahirkan di Puskesmas setempat, dan anaknya lahir dalam keadaan sehat dan baik-baik saja.

Baca juga:

“Ibu itu melahirkan di Puskesmas Pulau Aceh (Pulo). Anaknya lahir di Pulau dengan kondisi sehat oleh Bidan Puskesmas. Saat dirujuk itu ia didampingi oleh dua orang bidan,” kata Misriadi.

Pasien itu terpaksa dirujuk ke RSUZA Banda Aceh karena ari-arinya tidak keluar (retensio plasenta), karena itu harus dibawa ke rumah sakit umum karena tidak ada fasilitas memadai di Puskesmas.

“Retensio plasenta ari-arinya tidak lahir. Kalau ari-arinya tidak lahir memang harus dirujuk, karena di Puskesmas kurang fasilitas,” ujarnya.

Misriadi menyampaikan dari Pulau Aceh untuk saat ini memang tidak ada kapal khusus, karena itu harus dibawa menggunakan perahu (boat) nelayan. Perjalanannya membutuhkan waktu sekitar 90 menit.

“Selama ini pasien rujukan selalu dibawa dengan perahu nelayan karena tidak ada angkutan khusus hingga hari ini,” kata Misriadi.

Bahkan, ketika warga Pulau Aceh meninggal dunia di Kota Banda Aceh, selama ini jenazahnya juga dibawa pulang menggunakan perahu nelayan dengan membayar sewa lebih kurang Rp 3 juta.

Baca juga:

Dalam kesempatan ini, Misriadi berharap adanya ambulans laut untuk membantu perjalanan rujukan masyarakat Pulau Aceh menuju rumah sakit di Banda Aceh, sehingga warga pulau tidak lagi mengeluarkan biaya besar jika hendak berobat.

“Mudah-mudahan dengan ada ambulans laut nantinya biaya operasional tidak perlu dibayar lagi oleh masyarakat dan juga terkait kenyamanan dan keselamatan pasien,” demikian Misriadi.

Sumber: antaranews.com

Berita sebelumyaBLT UMKM 2021 Rp 1,2 juta akan Disalurkan kepada 9,8 Juta Usaha
Berita berikutnya‘Pemburu’ NIP Wajib Tahu, Jadwal Pendaftaran Tes CPNS 2021