Dukung Siswa Belajar Online
Ilustrasi

ACEHINSIDE.ID – Pemerintah Aceh Tamiang akan menyediakan fasilitas wireless fidelity (WiFi) gratis di masjid-masjid untuk dukung siswa belajar online. Siswa diperbolehkan mengakses internet gratis sambil menunggu waktunya ‘Magrib Mengaji’.

“Anak-anak nantinya bisa diarahkan untuk salat berjamaah di masjid pada Asar, sembari menunggu masuknya waktu Magrib untuk melaksanakan program Maghrib Mengaji. Mereka atau orang tua yang mendampingi anaknya di masjid bisa menggunakan akses internet gratis ini untuk melakukan aktivitas belajar anak secara daring,” kata Bupati Aceh Tamiang Mursil, sebagaimana dikutip dari detik.com.

Baca juga: Game PUBG Hadirkan Peta Erangel 2.0 dan Mode Baru Bulan Depan

Mursil bersama Dinas Pendidikan dan pihak terkait sudah menggelar rapat untuk membahas pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Dalam rapat tersebut diketahui saat ini Aceh Tamiang belum memungkinkan menggelar sekolah tatap muka.

“Kondisi zona di Aceh Tamiang tidak memungkinkan kita untuk melakukan sekolah tatap muka, melalui rapat ini kita akan cari solusi bersama bagaimana aktivitas belajar melalui jarak jauh dapat efektif dan berjalan maksimal,” jelas Mursil.

Bila digelar sekolah daring, ada sejumlah persoalan muncul. Mursil menyebut, adanya orang tua siswa tidak sanggup membeli kuota internet agar anak mereka dapat belajar.

Untuk memudahkan proses belajar mengajar dan dukung siswa belajar online, Mursil meminta fasilitas internet uang yang ada di kantor kepala desa agar dipindahkan ke masjid atau surau. Untuk desa yang belum ada fasilitas internet, maka bakal langsung dipasang di masjid.

Baca juga: Cara Membuat Youtube Channel Menghasilkan Uang

“Fasilitas pendukung yang dibutuhkan ialah penggunaan akses internet yang pada faktanya orangtua tidak semuanya memiliki kemampuan untuk selalu membeli kuota internet,” ujar Mursil.

“Solusi ini saya rasa tepat agar program PJJ berjalan efektif, dan mengurangi keluhan para orangtua murid yang tidak mampu untuk membeli kuota internet,” sambung Mursil.

Sebagai informasi sebagaimana dikutip dari wikipedia, WiFi adalah sebuah teknologi yang memanfaatkan peralatan elektronik untuk bertukar data secara nirkabel (menggunakan gelombang radio) melalui sebuah jaringan komputer, termasuk koneksi Internet berkecepatan tinggi.

Wi-Fi Alliance mendefinisikan Wi-Fi sebagai “produk jaringan area lokal nirkabel (WLAN) apapun yang didasarkan pada standar Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) 802.11”. Meski begitu, karena kebanyakan WLAN zaman sekarang didasarkan pada standar tersebut, istilah “Wi-Fi” dipakai dalam bahasa Inggris umum sebagai sinonim “WLAN”.

Sebuah alat yang dapat memakai Wi-Fi (seperti komputer pribadi, konsol permainan video, telepon pintar, tablet, atau pemutar audio digital) dapat terhubung dengan sumber jaringan seperti Internet melalui sebuah titik akses jaringan nirkabel.

Titik akses (atau hotspot) seperti itu mempunyai jangkauan sekitar 20 meter (65 kaki) di dalam ruangan dan lebih luas lagi di luar ruangan.

Cakupan hotspot dapat mencakup wilayah seluas kamar dengan dinding yang memblokir gelombang radio atau beberapa mil persegi — ini bisa dilakukan dengan memakai beberapa titik akses yang saling tumpang tindih.

“Wi-Fi” adalah merek dagang Wi-Fi Alliance dan nama merek untuk produk-produk yang memakai keluarga standar IEEE 802.11. Hanya produk-produk Wi-Fi yang menyelesaikan uji coba sertifikasi interoperabilitas Wi-Fi Alliance yang boleh memakai nama dan merek dagang “Wi-Fi CERTIFIED”.