Diet Sehat Menurunkan Berat Badan dengan Cepat
Ilustrasi

ACEHINSIDE.ID – Diet sehat merupakan salah satu cara terbaik untuk menurunkan berat badan dengan cepat. Diet pada umumnya bertujuan untuk mengurangi nafsu makan dan mengurangi asupan makanan. Namun ada program diet lain yang hanya membatasi asupan kalori, karbohidrat, atau lemak.

Bagi pemula yang ingin memulai diet sehat, bisa mulai dengan membiasakan hal-hal seperti tidak melewatkan sarapan, memperbanyak buah dan sayur, aktif berolahraga, memperbanyak minum air putih, menghindari makan junk food dan makanan olahan, mengurangi porsi makan.

Baca juga: Jumlah Pengangguran di Aceh 2020 Naik 0,42 Persen

Disamping itu, biasakan membaca label nutrisi pada kemasan makanan, menghindari konsumsi alkohol dan mengatur ulang jadwal makan yang ideal. Jika beberapa kebiasaan tersebut sudah mampu dijalankan, maka akan mudah untuk konsisten menjalankan diet sehat menurunkan berat badan dengan cepat.

Diet Sehat Turunkan Berat Badan

Berikut 5 cara diet sehat turunkan berat badan yang bisa dipilih dan diikuti sesuai dengan manfaat dan kondisi tubuh, mengutip Healthline.

1. Puasa Berselang
Puasa berselang atau intermittent fasting adalah strategi diet membatasi makan dengan puasa. Secara umum, puasa berselang aman bagi orang dewasa yang sehat.

Intermittent fasting ini punya beberapa metode, yang populer adalah metode 16/8 yang mengharuskan puasa selama 14-16 jam, kemudian bisa makan selama 8-10 jam.

Dengan membatasi jam makan dan diiringi pola makan sehat 8 jam per hari, Anda bisa mengurangi 500-600 kalori dalam waktu 2 minggu.

Intermittent fasting ini layaknya berpuasa pada umumnya, bertujuan untuk membatasi waktu makan. Dengan demikian akan meminimalisasi asupan kalori yang masuk dalam tubuh.

Apabila dilakukan konsisten, seiring waktu akan mengurangi berat badan. Menurut peneliti, ini menjadi metode diet sehat yang populer dan efektif menurunkan berat badan ketimbang diet lain.

Puasa berselang ini terbukti dapat menurunkan berat badan 0,25-0,75 kg per minggu.

Selain itu, manfaat lain yang bisa didapatkan adalah mencegah penuaan dini, menekan lonjakan hormon insulin, serta meningkatkan kesehatan otak.

Baca juga: Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan Tubuh

2. Diet Vegetarian
Pola makan diet vegetarian dapat membantu turunkan berat badan. Kuncinya ada pada membatasi konsumsi produk hewani.

Diet vegetarian biasanya sama sekali tidak mengonsumsi daging, sementara vegan lebih ketat. Veganisme juga pantang mengonsumsi hasil diproduksi hewan seperti susu, telur, keju, kasein, madu, dan gelatin.

Meski terdapat banyak versi diet vegetarian maupun vegan, namun diet ini mengutamakan konsumsi buah-buahan, sayur, nasi, kacang-kacangan, serta biji-bijian.

Dengan pola makan buah dan sayur tentu efektif dalam menurunkan berat badan. Sebuah penelitian menunjukan dari 1.151 orang yang menjalankan metode ini, rata-rata berhasil turun 2 kilogram.

Selain itu, diet vegetarian telah dikaitkan dengan banyak manfaat lain, seperti mengindari risiko penyakit jantung, kanker, dan diabetes.

Pegiat diet vegetarian maupun vegan juga dinilai lebih ramah lingkungan karena hanya mengonsumsi sayur dan buah saja.

Kendati pola makan sayur dan buah itu menyehatkan, nutrisi penting dalam kandungan produk hewani tidak bisa didapatkan. Seperti zat besi, vitamin B12, vitamin D, kalsium, dan kandungan lainnya.

3. Diet Rendah Karbohidrat
Diet sehat turunkan berat badan ini cukup populer di kalangan masyarakat. Sudah banyak yang tahu bahwa kandungan gula berlebih dalam karbohidrat dapat memicu pembentukan lemak.

Maka dari itu, banyak orang yang memulai diet dengan konsumsi makanan minim karbohidrat.

Karbohidrat tak cuma ditemukan di nasi dan mi instan. Tapi terkandung dalam roti, kue kering, susu, es krim, sayuran berpati, soda, permen, dan sebagainya.

Untuk menjalankan diet rendah karbohidrat, batasi asupan karbohidrat dan alihkan ke makanan tinggi protein dan lemak.

Biasanya jumlah asupan protein lebih dominan dari lemak karena protein dapat membantu mengekang nafsu makan dan meningkatkan metabolisme.

Seperti daging, ikan, telur, sayuran hijau, buah-buahan. Sementara kacang-kacangan, cokelat hitam, keju diperbolehkan asal dibatasi.

Sejumlah penelitian membuktikan bahwa diet rendah karbohidrat dapat menurunkan berat badan secara signifikan, sekaligus mengurangi risiko penyakit jantung, termasuk kolesterol tinggi dan hipertensi.

Diet ini juga dapat menjadi terapi bagi penderita diabetes.

Baca juga: 5 Manfaat Air Lemon Hangat untuk Kesehatan dan Kecantikan

4. Diet Mediterania
Diet Mediterania merujuk pada pola makan tradisional yang biasa disantap orang-orang bangsa Italia dan Yunani.

Meski sebenarnya ini bukan diet secara khusus, tapi pola makan sehat yang diterapkan orang Mediterania dapat menjaga kesehatan jantung sekaligus membantu menurunkan berat badan.

Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui diet mediterania sebagai diet sehat dan bermanfaat untuk mencegah beragam penyakit kronis.

Diet Mediterania menekankan makan banyak buah, sayuran, ikan, seafood, telur, yoghurt, dan minyak zaitun, serta membatasi makanan olahan dan daging merah sesekali saja.

Selain itu, diet Mediterania membatasi biji-bijian olahan, lemak trans, minyak olahan, daging olahan, gula tambahan, dan makanan olahan tinggi lainnya.

Penelitian menunjukkan orang yang menggabungkan diet mediterania dengan olahraga bisa mengurangi 4 kg berat badan lebih banyak daripada yang menjalani diet biasa.

Selain itu, diet mediterania mendorong untuk makan makanan kaya antioksidan yang dapat membantu memerangi peradangan dan stres oksidatif, sehingga bisa mencegah kematian dini.

5. Diet DASH
Diet ini cukup asing di telinga masyarakat Indonesia. DASH merupakan singkatan dari Dietary Approaches to Stop Hypertension.

Artinya diet ini menekankan nutrisi yang seimbang dengan mengurangi asupan garam, gula, dan lemak. Yang diutamakan adalah buah-buahan, sayuran, produk susu rendah lemak, daging tanpa lemak, ikan, dan kacang-kacangan.

Karena membatasi konsumsi sodium dan gula, diet DASH umum diterapkan oleh penyandang hipertensi.

Meski diet ini secara spesifik bukan untuk menurunkan berat badan, namun banyak orang yang mencoba mempraktikkan pola makan diet DASH dan berhasil mencapai berat badan ideal.

Selain terbukti menurunkan tekanan darah, diet sehat turunkan berat badan ini juga mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker payudara.