Bahaya Begadang untuk Kesehatan
Loading...

ACEHINSIDE.ID – Bahaya begadang untuk kesehatan bukan saja mengganggu aktivitas harian, tapi juga mempengaruhi kesehatan fisik dan mental. Oleh karena itu, banyak pakar menekankan pentingnya tidur demi kesehatan mental dan fisik.

Meski terlihat sepele, tapi tidur yang cukup adalah sesuaty yang mewah bagi banyak orang, khususnya para pekerja yang sering begadang untuk menyelesaikan tugasnya.

Ada beberapa bahaya begadang bagi kesehatan jika aktivitas ini menjadi kebiasaan atau rutinitas sehari-hari. Berikut beberapa di antaranya sebagaimana disiarkan cnnindonesia.com.

Kadar gula darah naik
Begadang bisa membuat kadar gula narah naik. Studi pada 2015 silam menemukan bahwa sebagian orang akan mengalami kenaikan gula darah bila keseringan begadang.

Dalam kondisi parah, hiperglikemia atau kadar gula darah tinggi dapat berujung pada penyakit kardiovaskular dan kerusakan ginjal.

Risiko penyakit jantung
Bahaya begadang untuk kesehatan berikutnya adalah bisa membahayakan jantung. Dalam satu penelitian menemukan, setiap satu jam waktu tidur yang berkurang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung sebesar 11 persen.

Kenaikan berat badan
Seringkali begadang membuat mulut ingin mengunyah. Apa daya, berbagai camilan pun dilahap. Padahal, hal ini jelas tak baik jika dilakukan terus menerus. Kebiasaan begadang yang akan membawa Anda pada aktivitas ngemil akan menimbulkan masalah pada proses metabolisme tubuh.

Rasa lelah
Tak hanya durasi, waktu Anda tidur juga berpengaruh terhadap tubuh. Alih-alih beristirahat, tidur selama delapan jam (waktu ideal untuk tidur) yang dimulai pada dini hari akan membuat Anda lelah dan pusing.

Ganggu mood hingga depresi
Bahaya begadang untuk kesehatan yang perlu diwaspadai adalah gangguan perasaan (mood) hingga depresi. Studi pada 2015 yang dipublikasikan pada Depression and Anxiety menyebut, kebiasaan tidur larut membuat seseorang mengalami perubahan mood dengan sangat bervariasi.

Sedangkan studi pada 2008 yang dipublikasikan pada Personality and Individual Differences menemukan, orang yang tidur cukup dan bangun pagi lebih mudah berpikir dan mencapai kesepakatan.

Sementara itu, kebiasaan begadang dan bangun siang berisiko mengganggu emosi seseorang. Dengan begadang, seseorang akan mudah gugup, depresi, tak percaya diri, dan mudah berubah pikiran.

Risiko kematian lebih tinggi
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Chronobiology International menunjukkan bahwa orang yang begadang memiliki risiko kematian 10 persen lebih tinggi daripada mereka yang tidak.

Tekanan darah tinggi
Coba cek tekanan darah setelah Anda begadang semalaman. Studi pada 2013 menemukan, orang yang gemar melek semalaman 30 persen lebih mungkin mengalami kenaikan tekanan darah daripada mereka yang gemar bangun pagi.

Beberapa bahaya begadang untuk kesehatan di atas perlu dicermati untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here