Asuransi Penyakit Kritis
Ilustrasi

ACEHINSIDE.ID – Asuransi adalah salah satu kata yang sudah sangat familiar bagi kebanyakan orang. Berbeda dengan asuransi penyakit kritis, ini merupakan sesuatu yang baru dan belum pernah ada sebelumnya. Pertanyaan, apakah Anda tau produk ini?

Pada prinsipnya, asuransi tersebut sama halnya dengan produk perlindungan lain. Cuma ada satu hal yang membedakannya, meski satu tapi sangat urgen dalam melindungi kesehatan diri dan keluarga.

Sebagai informasi, produk asuransi kesehatan yang banyak ditawarkan selama ini hanya menanggung beberapa item layanan kesehatan saja. Sehingga kalau pembayar iuran atau premi menderita penyakit kritis, tentunya produk perlindungan tersebut tidak akan meng-cover-nya.

Mengutip prudential.co.id, asuransi jiwa tradisional dari Prudential Indonesia memberikan perlindungan komprehensif atas risiko kondisi kritis atau meninggal dunia. Sehingga kehadiran asuransi akan membantu Nasabah ketika menghadapi masalah kesehatan serius.

Dalam asuransi ini, ada 60 kondisi kritis yang pembiayaannya ditanggung oleh perusahaan asuransi. Salah satunya biaya perawatan kanker payudara. Asuransi juga memberikan perlindungan atas pelaksanaan perawatan Angioplasti sebesar 10% Uang Pertanggungan (UP) tanpa mengurangi UP PRUCritical Benefit 88.

Hadirnya produk ini karena biaya diagnosa dan perawatan untuk penyakit kritis sangat mahal. Sehingga uang pertanggungan yang dibayarkan kepada asuransi kesehatan seringkali, tidak cukup untuk menutupi biayanya. Sehingga produk perlindungan ini menjadi solusi yang tepat.

Mengutip informasi yang disajikan katadata.co.id, setidaknya terdapat beberapa penyakit kritis yang di Indonesia. Penyakit tersebut antara lain stroke, jantung koroner, diabetes mellitus, influenza dan pneumonia, tuberkolosis, liver, penyakit paru-paru.

Baca juga: UMP Aceh Tahun 2020 jadi Rp 3,1 Juta, Masuk Tertinggi di Indonesia

Membaca uraian di atas tentunya telah memberi gambaran penting asuransi yang satu ini karena fungsinya berbeda dengan asuransi kesehatan pada umumnya. Dengan telah memiliki asuransi penyakit kritis, Anda dan keluarga tidak perlu pusing untuk memikirkan biaya diagnosa dan perawatannya.

Memilih Produk Perlindungan Penyakit Kritis

Sebelum memilih produk satu ini, tentunya ada beberapa hal yang patut dan perlu diperhatikan sehingga Anda tidak dikecewakan dikemudian hari. Berikut beberapa diantaranya:

  1. Periode perlindungan. Perhatikan dan tanyakan berapa lama waktu yang akan diberikan oleh produk tersebut.
  2. Klaim uang pertanggungan. Tanyakan juga detil, bagaimana pola klaim uang pertanggungan. Hal ini bertujuan agar Anda tidak ditolak pada saat akan mengklaim.
  3. Daftar penyakit kritis. Terakhir, tanyakan juga penyakit-penyakit kritis apa saja yang akan dicover.