Astra Financial Service Solusi Inklusi Keuangan Indonesia
astrafinancial.co.id
Loading...

ACEHINSIDE.ID – Tidaklah berlebihan jika Astra Financial Service disebut sebagai solusi untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Dengan visi menjadi menjadi mitra keuangan bagi kesejahteraan Indonesia dan misi menjadi rekan bagi masyarakat Indonesia untuk menjadi sejahtera bukanlah mustahil bisa dilakukan.

“Astra Financial, Partner for Indonesian Prosperity.” Demikianlah slogan yang tertera pada website resmi Astra Financial. Lebih lanjut, pada laman astrafinancial.co.id tertulis dengan jelas bahwa Astra Financial adalah divisi layanan keuangan PT. Astra International Tbk yang memiliki tujuh lini bisnis.

Mengutip keterangan yang disajikan di websitenya, tujuh lini bisnis PT. Astra International antara lain Otomotif, Jasa Keuangan (Astra Financial), Alat Berat, Pertambangan, Konstruksi dan Energi, Agribisnis, Infrastruktur dan Logistik, Teknologi Informasi, dan Properti.

Sedang Astra Financial Service merupakan 11 lembaga jasa keuangan yang bernaung di bawah Astra International, yang terdiri dari PermataBank, Astra Credit Companies, Federal International Finance, Toyota Astra Finance, Surya Artha Nusantara Finance, Komatsu Astra Finance, Asuransi Astra, Astra Life, Astra Ventura, Astra Welab Digital Artha dan Dana Pensiun Astra.

Pertanyaan kemudian, apa kaitan antara 11 jasa keuangan dibawah payung Astra Finansial Service dengan rendahnya inklusi keuangan yang menjadi tantangan terbesar penyedia jasa keuangan di Indonesia? Sebelum menjawabnya, ada beberapa hal yang perlu kita fahami berkaitan dengan inklusi keuangan.

***

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh Indonesia di sektor keuangan dalam negeri adalah rendahnya inklusi keuangan. Diakui atau pun tidak, hingga saat ini masih sangat sedikit masyarakat yang memiliki akses terhadap lembaga keuangan, seperti perbankan, investasi, maupun asuransi.

Merujuk pada data Global Findex tahun 2017, tingkat inklusi keuangan di Indonesia mencapai 48,9% atau 12% lebih tinggi dibanding hasil Global Findex tiga tahun sebelumnya. Pada 2014, baru sekitar 36% penduduk dewasa di Indonesia yang memiliki akses terhadap lembaga keuangan formal.

Arti Inklusi Keuangan
Mengutip penjelasan yang tertuang dalam lampiran Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusi, disebutkan inklusi keuangan merupakan kondisi di mana setiap masyarakat mempunyai akses terhadap berbagai layanan keuangan formal yang berkualitas secara tepat waktu, lancar, dan aman.

Inklusi Keuangan
Sumber: google.co.id

Inklusi keuangan merupakan komponen penting dalam proses inklusi sosial dan inklusi ekonomi yang berperan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan stabilitas sistem keuangan, mendukung program penanggulangan kemiskinan, serta mengurangi kesenjangan antar individu dan antar daerah.

Dampak Inklusi Keuangan Rendah
Rendahnya inklusi keuangan berdampak negatif pada banyak aspek. Pertama dari sisi masyarakatnya sendiri, tidak adanya budaya menabung sehingga masyarakat tidak memiliki dana atau uang untuk keperluan masa mendatang dan juga dana untuk berjaga-jaga jika terjadi sesuatu diluar yang diperkirakan.

Selain itu, peluang masyarakat untuk memupuk asset akan tertutup. Hal ini tentunya berdampak pada tidak adanya peningkatan tingkat kesejahteraan yang menyebabkan tingkat kemiskinan semakin tinggi dan bahkan kesenjangan sosial semakin lebar antara masyarakat perkotaan dengan masyarakat pedesaan.

Kedua dari sisi stabilitas sistem keuangan. Rendahnya inklusi keuangan dapat menghambat pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK). Ini tentunya akan berakibat pada kurang optimalnya fungsi intermediasi dari lembaga keuangan, dan bahkan stagnan dan mengurangi bantalan bagi sistem keuangan jika terjadi resesi.

Disamping itu, inklusi keuangan yang rendah juga akan rentan memunculkan kegiatan shadow economy. Sebagai informasi, Shadow economy atau dengan kata lain transaksi ekonomi yang tidak tercatat sehingga memungkinkan terjadinya pencucian uang hingga pendanaan untuk terorisme.

Strategi Pemerintah
Menjawab rendahnya inklusi keuangan di Indonesia, Pemerintah mencanangkan Strategi Nasional Keuangan Inklusif melalui Perpres Nomor 82 tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif yang ditanda tangani oleh Presiden Joko Widodo pada 1 September 2016 silam.

Perpres Nomor 82 tahun 2016
Sumber: Screenshot

Implementasi strategi yang terpadu ini diperlukan untuk mencapai target inklusi keuangan yaitu persentase jumlah penduduk dewasa yang memiliki akses layanan keuangan pada lembaga keuangan formal sebesar 75% (tujuh puluh limapersen) pada akhir tahun 2019.

Manfaat Inklusi Keuangan
Peningkatan inklusi keuangan memberi dampak positif terhadap perekonomian suatu bangsa. Mengurangi tingkat pengangguran, menurunkan tingkat kemiskinan dan meminimalisir terjadinya kesenjangan sosial. Bank Dunia menyebutkan peningkatan inklusi keuangan sebesar 1% sama dengan memajukan pertumbuhan ekonomi sebesar 0.03%.

Mengutip penjelasan yang disiarkan di website Bank Indonesia, peningkatan inklusi keuangan juga akan memberi dampak positif yang dapat dinikmati oleh masyarakat, regulator, pemerintah dan pihak swasta. Salah satunya dapat meningkatkan efisiensi ekonomi dan juga mendukung stabilitas sistem keuangan.

Selain itu, manfaat lainnya adalah mengurangi shadow banking atau irresponsible finance, mendukung pendalaman pasar keuangan, memberikan potensi pasar baru bagi perbankan, mendukung peningkatan Human Development Index (HDI) Indonesia, dan juga berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional yang berkelanjutan.

Dan terakhir mengurangi kesenjangan (inequality) dan rigiditas low income trap, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang pada akhirnya berujung pada penurunan tingkat kemiskinan. Tentunya ini merupakan cita-cita dari semua negara yang menginginkan rakyatnya bangkit dari kemiskinan.

Peran Astra Financial Service
Sebagaimana disebut di atas, salah satu yang menjadi tantangan terbesar penyedia jasa keuangan di Indonesia rendahnya inklusi keuangan. Guna menjawab tantangan tersebut, kehadiran financial technology atau disingkat fintech merupakan salah satu solusinya.

Astra Financial Service
Sumber: astrafinancial.co.id

Sebagaimana diketahui, fintech merupakan kolaborasi antara produk finansial dengan teknlogi internet di era digital. Oleh karena itu, hadirnya fintech menjadi solusi yang mumpuni untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia yang masih berada pada titik yang rendah.

Astra Financial Service sebagai kolaborasi 11 lembaga keuangan yang terdiri dari PermataBank, Astra Credit Companies, Federal International Finance, Toyota Astra Finance, Surya Artha Nusantara Finance, Komatsu Astra Finance, Asuransi Astra, Astra Life, Astra Ventura, Astra Welab Digital Artha dan Dana Pensiun Astra turut mendukung program pemerintah sebagaimana dituangkan dalam Perpres.

Kehadiran perusahaan ini yang dibarengi dengan layanan teknologi tentunya menjadi solusi agar masyarakat di pedesaan sekalipun memiliki akses terhadap lembaga keuangan, baik perbankan, investasi maupun asuransi secara cepat, murah dan terjangkau.

Berikut beberapa keunggulan yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan keuangan yang berada dibawah payung Astra Financial Service sebagai solusi untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia antara lain:

  1. Ragam Jenis Layanan Keuangan. Tersedia aneka jenis layanan keuangan seperti pinjaman dana, pembayaran, investasi, dan asuransi;
  2. Menjangkau Wilayah Terpencil. Segala jenis layanan keuangan di sini bisa diakses oleh seluruh lapisan masyarakat dengan mengandalkan teknologi yang disediakan;
  3. Akses Kredit dengan Mudah. Teknologi yang dirancang perusahaan-perusahaan ini mampu menilai kelayakan kredit seseorang, ini artinya sebagai calon nasabah tidak perlu lagi riwayat kredit;

Selain itu sebagai informasi tambahan, Astra Financial Service merupakan kompilasi 11 perusaaan yang masing-masing terdiri dari:

  • Perbankan: PermataBank;
  • Pembiayaan: Astra Credit Companies, Federal International Finance, Toyota Astra Finance, Surya Artha Nusantara Finance, Komatsu Astra Finance;
  • Asuransi Umum: Asuransi Astra;
  • Asuransi Jiwa: Astra Life;
  • Dana Ventura: Astra Ventura;
  • Perusahaan Teknologi Keuangan: Astra Welab Digital Artha;
  • Dana Pensiun: Dana Pensiun Astra;

Melihat entitas perusahaan yang berada dibawah naungan Astra Finacial Service tentunya menjadi solusi atas kebutuhan keuangan masyarakat Indonesia. Dan ini menjadi jawaban untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia karena tersedia beragam jenis layanan yang dapat diakses dengan mudah oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Dan ini juga sesuai dengan visi yang diusung yakni “menjadi menjadi mitra keuangan bagi kesejahteraan Indonesia” dan “menjadi rekan bagi masyarakat Indonesia untuk menjadi sejahtera” sebagaimana misi yang diembannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here