Valid! Aplikasi Snack Video Dinyatakan Ilegal Oleh OJK

0
234
Aplikasi Snack Video

ACEHINSIDE.ID – Aplikasi Snack Video disebut-sebut akan mendatangkan pendapatam hanya dengan menonton. Hal ini ramai diperbincangkan oleh warganet di jagad media sosial.

Terkait hal tersebut, Mohammad Fredly Nasution, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara, menyebutkan bahwa aplikasi tersebut telah dibahas oleh Satgas Waspada Investasi (SWI) Pusat dan telah dinyatakan ilegal.

Baca juga: Pupuk Urea Subsidi Disiap 76.000 Ton untuk Aceh Tahun 2021

Pemberian predikat ini menyusul aplikasi serupa seperti Tiktokcash dan Vtube yang lebih dulu dinyatakan ilegal dan kini diblokir.

Melansir Kompas.com, karena tidak ada izin dan diduga sebagai money game atau permainan uang aplikasi ini dinyatakan ilegal.

“Snack Video telah dibahas dalam rapat SWI tanggal 18 Februari 2021 dan dinyatakan ilegal. Tidak ada izin dan diduga merupakan money game,” jelas Fredly.

Baca juga: Syarat Pinjaman Online BRI tanpa Angunan, Bisa Lewat Smartphone

Snack Video menawarkan pendapatan kepada pengguna dengan menonton video dari unggahan pengguna aplikasi dan menggunakan sistem ajak teman.

Fredly meminta masyarakat waspada dengan skema aplikasi seperti itu karena menjual membership bukan kepemilikan properti.

OJK Sulawesi Tenggara mengimbau masyarakat untuk tak melakukan investasi pada entitas ilegal serupa yakni Vtube dan Tiktokcash.

Kementerian Komunikasi dan Informatika dilaporkan telah memblokir Vtube dan Tiktokcash. OJK meminta Kominfo untuk memblokir situs Vtube lantaran ada indikasi skema money game.

Untuk diketahui, Snack Video merupakan sebuah platform video yang dibuat oleh perusahaan asal Beijing, China, bernama Kuaishou Technology yang didukung oleh raksasa internet Tencent Holding sebagai investornya.

Aplikasi ini baru beberapa bulan masuk ke pasar Indonesia. Mereka membatasi rekaman video dengan durasi 57 detik, sedikit lebih pendek dari TikTok yang durasi maksimalnya 60 detik. Meski tergolong pemain baru, platform video langsung ‘meledak’.

Baca juga: Percaya Gak Sih! Kesopanan Netizen Indonesia Paling Rendah se-Asia Tenggara

Dalam waktu singkat, aplikasi sosial video pendek Snack Video telah menduduki peringkat teratas aplikasi seluler Google Play Store Indonesia dan mendominasi  peringkat  pertama  sejak  22  Juni  2020. Hal itu menjadikan Snack Video sebagai  aplikasi  yang  paling  banyak  diunduh  oleh  pengguna Android.

Wu Yan, Head of Global Operations of Snack Video, mengaku senang akan tingginya antusias masyarakat Indonesia dalam membuat, menikmati, berbagi video, juga membangun koneksi pada komunitas Snack Video. Sehingga berhasil meraih peringkat pertama di Play Store.

Berita sebelumyaPupuk Urea Subsidi Disiap 76.000 Ton untuk Aceh Tahun 2021
Berita berikutnyaAkulaku Pinjaman Online Tumbuh Lebih dari 40% Sepanjang 2020