Aplikasi Mandiri Pintar, Proses Kredit Hanya 15 Menit
Antara Foto/Nova Wahyudi/WSJ

ACEHINSIDE.ID – Bank Mandiri meluncurkan aplikasi Mandiri Pintar untuk proses persetujuan kredit mikro produktif dan KUR. Prosesnya dapat dilakukan secara online dengan waktu 15 menit sejak aplikasi diinput oleh karyawan pemasar mikro.

Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar sebagaimana dikutip dari republika.co.id, mengatakan platform iini memberi solusi kepada nasabah karena proses cepat, sehingga nasabah tidak perlu direpotkan lagi dengan permintaan data dan dokumen.

Baca juga: Pinjaman Online Kredit Pintar, #JadiBerani Terus Lakukan Lebih

“Melalui aplikasi ini, tenaga pemasar mikro dapat langsung memproses pengajuan kredit melalui smartphone kepada nasabah dalam waktu yang lebih cepat, yaitu hanya 15 menit setelah tenaga pemasar mengajukan data debitur melalui Aplikasi Mandiri Pintar,” ujarnya.

Nasabah maupun masyarakat, lanjut Royke, juga tidak perlu mendatangi kantor cabang Bank Mandiri untuk mengajukan kredit mikro. Sebab melalui aplikasi ini, tenaga pemasar mikro Mandiri yang saat ini berjumlah lebih dari 6.700 orang yang tersebar di Indonesia, dapat memproses kredit langsung dari lokasi nasabah berada.

“Layanan mikro digital platform ini juga menjadi salah satu inisiatif Bank Mandiri dalam mendukung upaya pemerintah dalam percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional, khususnya melalui penyaluran kredit mikro produktif,” ucapnya.

Baca juga: Pelatihan Barista dan Usaha Warung Kopi Terbaik 2020

Sejak 2008, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR kepada sekitar 1,65 juta debitur dengan jumlah kredit mencapai Rp 97,65 triliun. Selain KUR, selama 2020, Bank Mandiri juga telah menyalurkan KUM kepada 301.453 debitur dengan nilai sebesar Rp 13,2 triliun.

Lebih lanjut sebagaimana dikutip dari katadata.co.id, Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan menambahkan, untuk saat ini aplikasi ini hanya digunakan oleh tenaga pemasar perseroan, dan tidak ditujukan untuk agen Laku Pandai.

Alasannya, hingga saat ini fungsi agen Laku Pandai belum bisa melayani persetujuan pengajuan pinjaman mikro. Fungsi agen, dalam hal ini adalah, meneruskan pengajuan kredit, dari masyarakat kepada Bank Mandiri. Untuk membekali para agen tersebut, Bank Mandiri sudah menyediakan aplikasi tersendiri.

Selain itu, aplikasi ini juga masih difungsikan untuk top-up kredit nasabah mikro eksisting dengan limit kredit Rp 100 juta. Sementara, untuk pengajuan kredit baru, Bank Mandiri masih akan melihat perkembangan lebih lanjut terkait aplikasi ini.

Baca juga: Aplikasi Penghasil Uang Tahun 2020 yang Terbukti Membayar

“Bagi nasabah yang sama sekali belum pernah mengajukan kredit di kami, saat ini lagi di-review dan dievaluasi. Sambil melihat respon pasar terhadap aplikasi Mandiri Pintar,” ujar Rully.

Sebagai informasi, sejak tahun 2008, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR kepada sekitar 1,65 juta Debitur dengan jumlah kredit mencapai Rp97,65 triliun. Selain KUR, selama tahun 2020, Bank Mandiri juga telah menyalurkan KUM kepada 301.453 Debitur dengan nilai sebesar Rp13,2 triliun.