Alumni AJLK 2020 Serahkan Souvenir kepada KaPAL
Foto pasca penyerahan Souvenir

ACEHINSIDE.ID – Sejumlah pemuda di gampong Lancok-lancok kecamatan Kuala kabupaten Bireuen yang tergabung dalam Komunitas Pemuda Antikorupsi Lancok (KaPAL) menerima beberapa souvenir dari Akademi Jurnalistik Lawan Korupsi (AJLK). Penyerahan souvenir ini dilakukan secara simbolis pada Jumat (20/11) di Meunasah Lancok-lancok.

Alumni AJLK 2020, Baihaqi mengatakan pemberian souvenir ini merupakan bentuk dukungan pihaknya kepada KaPAL. Lebih lanjut ia menyampaikan, dukungan ini jangan dilihat dari nilainya akan tetapi harus dilihat dari pemanfaatannya untuk kerja-kerja komunitas ini kedepan.

Baca juga: KaPAL akan Selenggarakan Deklarasi dan Pemutaran Film Antikorupsi

“Secara prinsip saya atas nama alumni AJLK 2020 sangat mendukung kerja-kerja pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia. Kerja-kerja komunitas ini kedepan tentunya akan berada pada rule antikorupsi. Oleh karena itu, kami sangat mendukung segala upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi”, sebut Baihaqi

Pentolan anggota Badan Pekerja LSM Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) menambahkan, upaya pemberantasan korupsi bukan saja kerja-kerja yang diemban oleh aparat penegak hukum semata seperti KPK, akan tetapi itu menjadi tugas kita bersama termasuk kaum muda.

“Para pemuda bisa bekerja sesuai bidang-bidangnya masing-masing untuk melakukan pencegahan korupsi, paling sederhana menanamkan nilai-nilai antikorupsi dalam diri pribadi dan lingkungan sekitar”, pungkasnya.

Sementara itu, Ketua KaPAL Ferianda mengucapkan terimakasih atas dukungan yang diberikan oleh Alumni AJLK 2020. Dengan adanya dukungan dari banyak pihak, tentunya kerja-kerja komunitas ini kedepan akan lebih terarah.

“Saya atas nama Ketua KaPAL sangat berterimakasih atas dukungan yang diberikan oleh Alumni AJLK. Kedepan saya sangat berharap dukungan-dukungan dari semua pihak agar kami sebagai kaum muda bisa terus berpartispasi dalam pemberantasan korupsi”, harap pemuda yang akrab disapa Abu.

Sebagai informasi, souvenir yang diserahkan oleh Alumni AJLK 220, Baihaqi kepada KaPAL antara lain tas ransel, masker, gantungan, tabloid Integrito, buku, puplen dan beberapa stiker.

Anggota KaPAL Gotong Royong

Setelah proses penyerahan souvenir secara simbolis dilakukan, anggota KaPAL bergotong royong membersihkan Meunasah Lancok-lancok yang akan dijadikan sebagai tempat Deklarasi KaPAL dan Pemutaran Film Antikorupsi pada Sabtu, (21/11).

Baca juga: EF Adults Kursus Bahasa Inggris

Untuk diketahui, Komunitas Pemuda Antikorupsi Lancok atau KaPAL merupakan komunitas yang dibentuk oleh sejumlah pemuda dari gampong Lanco-lancok kecamatan Kuala kabupaten Bireuen. Komunitas ini bertujuan untuk mendorong kaum muda di gampong Lancok-lancok untuk terlibat dalam proses pembangunan.

Komunitas ini sendiri dibentuk pada 02 November 2020 atas inisiatif beberapa pemuda seperti Ketua Pemuda, Marhaban, Guru SMP N 1 Kuala, Irvan, dan Alumni AJLK 2020, Baihaqi.

Sedang AJLK atau Akademi Jurnalistik Lawan Korupsi merupakan sebuah akademi yang diselenggarakan secara virtual oleh KPK pada Oktober 2020. Akademi ini sendiri bertujuan untuk melahirkan kader-kader antikorupsi di setiap daerah di Indonesia.

Rekruitmen dan tahapan seleksi peserta akademi ini dilakukan sangat panjang oleh KPK. Dari sekitar 1500 peserta yang mendaftar hanya 35 peserta yang lolos seleksi. Salah satunya Baihaqi dari provinsi Aceh. Menurut informasi, AJLK ini akan diselenggarakan setiap tahun oleh KPK.