Aktor Bollywood Samir Sharma Meninggal

ACEHINSIDE.ID – Aktor Bollywood Samir Sharma meninggal dunia. Polisi mengatakan tewasnya Samir Sharma diduga karena bunuh diri. Bintang film Woh Rehne Wali Mehlon Ki ini ditemukan tewas di flatnya di Malad pada hari Rabu (5/8/2020) malam.

Dia ditemukan gantung diri pada kipas langit-langit dapurnya. Sharma sendiri telah berpisah dari istrinya dan tinggal sendiri. Dia juga tidak meninggalkan catatan bunuh diri.

Cerita berawal, seorang penjaga dari kediaman Sharma melihat ke jendela dapurnya dan melihatnya tergantung. Kejadian tersebut berlangsung sekitar jam 9 malam pada hari Rabu (5/8).

Baca juga: Bahaya Mengucek Mata dengan Tangan yang Harus Diketahui

Apartemen aktor tidak rapi saat kami masuk. Bau yang kuat terpancar dari tubuh. Kami curiga ia mengambil langkah drastis setidaknya satu atau dua hari yang lalu. Orang tua dan saudara perempuannya berada di Bengaluru dan telah diberi tahu,” kata seorang petugas polisi.

Polisi akan memeriksa file medis dan laporan keuangan aktor Bollywood Samir Sharma untuk menyelidiki apakah dia mengalami masalah dalam hidupnya. Diketahui, dia pindah ke apartemen Malad pada Desember tahun lalu.

Meninggalnya Sharma ini, sekaligus menambah daftar artis India yang diduga bunuh diri. Sebelumnya, aktor Sushant Singh Rajput, Manmeet Grewal dan Preksha Mehta, telah menempatkan fokus sekali lagi pada kesehatan mental.

Sementara polisi Malad masih memastikan motif dari langkah ekstrim tersebut, para ahli kesehatan mental mengatakan beberapa faktor selama pandemi dan lockdown dapat mendorong seseorang pada kehancuran.

“Ini bisa termasuk tekanan finansial, kurangnya pilihan pekerjaan, perubahan besar dalam gaya hidup dan kesepian ditambah dengan ketakutan akan masa depan,” kata psikiater Avinash De Sousa.

Baca juga: Katrina Kaif dan 7 Artis Bollywood Lahir di Luar India

Pada akun Instagram Sharma menggambarkan dia adalah aktor, penulis, dan penyair. Terakhir, pada 22 Juli, dia membagikan postingan tentang kesehatan mental dan depresi, menyebutkan dugaan gangguan bipolar juga.

“Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan satu dari tiga orang mengalami depresi. Seringkali, orang ragu untuk mencari bantuan karena ada stigma yang melekat pada depresi. Tapi setiap bunuh diri bisa dicegah jika dibutuhkan bantuan,” kata De Sousa.